Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, E10 Dimulai pada 2027
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Bambang Susanto/Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA—CEO PT PSIM Jaya Bambang Susanto pasang badan menyusul kekalahan Laskar Mataram dari Persik Kediri di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (1/7/2019) sore. Pada pertandingan pekan ketiga Grup Timur Liga 2 2019, tersebut PSIM Jogja takluk 1-2.
“Saya minta maaf, sedikit banyak saya ikut bersalah, karena meminta Vlado untuk bermain keluar dari pola yang biasa dia anut,” katanya melalui akun Instagram resmi klub @psimjogja_official, Senin (1/7/2019) malam.
Menurut Bambang, dia meminta PSIM memainkan sepak bola menyerang nan menarik.
“Saya minta menyerang full, mencoba memuaskan penonton, sementara Vlado selalu bilang untuk target ke Liga 1 tidak perlu main cantik, yang penting menang dan nanti di Liga 1 saja kita baru bermain cantik. Tetapi, saya tetap minta dia, suruh mencoba dan kita kalah,” kata Bambang.
Saat kalah dari Persik, permainan PSIM jauh dari kata cantik. Laskar Mataram memainkan umpan lambung yang kurang mujarab, terutama di babak kedua. Kualitas operan mereka buruk. Sepanjang 90 menir, di sepertiga akhir lapangan PSIM hanya mencatat 17 operan sukses dari 28 percobaan.
Suporter pun kecewa dengan hasil ini. Mereka meluapkan kekesalan dengan membuat tagar #Vladoout yang sempat menjadi tipik hangat di Twitter pada Senin petang. Suporter menganggap permainan PSIM tak menarik dan hasil yang mereka petik sangat mengecewakan.
Pelatih PSIM Jogja Vladimir Vujovic seusai pertandingan menyalahkan pemainnya karena menganggap mereka melakukan banyak blunder yang berdampak kepada kekalahan untuk PSIM Jogja.
“Saya tidak bisa menjelaskan, begitu banyaknya kesalahan yang pemain lakukan. Sekarang kami punya waktu dua pekan sebelum pertandingan berikutnya, kami akan evaluasi semua. Kami harus bicara dengan seluruh pemain, untuk lebih disiplin dalam setiap pertandingan,” ucap Vlado.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
PSEL Piyungan diproyeksikan mengolah 1.000 ton sampah per hari. DIY menyiapkan pasokan dari Gunungkidul, Kulonprogo hingga Jateng.
Taman Budaya Yogyakarta (TBY) akan menggelar Lomba dan Pameran Fotografi Rana Budaya #4 dengan tajuk FYP (For Your People), sekaligus pameran arsip
DPRD Sleman mendorong penguatan peran masyarakat dalam pelestarian dan pengembangan cagar budaya melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)
Prabowo menyebut ekosistem mobil listrik Indonesia di Purwakarta-Subang ditargetkan mulai produksi besar-besaran paling lambat 2028.
Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) membuka rangkaian Dies Natalis ke-61 bertema “Sinergi UAJY Mewujudkan Laudato Si’