Motor Koperasi Desa di Wonogiri Nyungsep, Dandim: Dugaan Rem Blong
Motor roda tiga KDKMP di Wonogiri nyungsep ke tegalan. Dandim ungkap dugaan rem blong, ini fakta lengkap dan data distribusi armada terbaru.
Cristian Gonzales /Instagram PSIM Jogja Official
Harianjogja.com, JOGJA—Kapten PSIM Jogja Cristian Gonzales menegaskan para pemain sudah bekerja keras saat kalah 1-2 dari Persik pada pertandingan ketiga Grup Timur Liga 2 2019 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (1/7/2019) sore.
“Saya dan teman-teman sudah berjuang. Masih banyak pertandingan penting lainnya. Kompetisi masih panjang. Semua sudah bekerja keras di lapangan, berusaha memberikan bola kepada saya. PSIM hanya belum beruntung,” kata kapten PSIM Jogja, Cristian Gonzales, Selasa (2/7/2019).
Cristian Gonzales tampil rata-rata saat melawan Persik. Dia melepaskan dua percobaan tembakan, salah satunya sundulan memanfaatkan umpan tendangan bebas di menit ke-20 yang masih mampu diblok kiper Persik. Satu percobaan lainnya adalah tendangan di menit terakhir yang sayangnya masih melenceng. Seandainya dua percobaan itu berbuah gol, skor akhir barangkali akan berbeda dan PSIM bisa memetik hasil lebih baik.
Di luar dua peluang yang dia dapatkan, El Loco lebih banyak berfungsi sebagai targetman, menerima umpan lambung dengan kepalanya dan mengumpan kembali kepada pemain lain yang lebih bebas. Namun, skema ini kurang lancar. Gonzales tak sekali pun membuat umpan kunci atau mengkreasi peluang.
Penyerang 42 tahun ini bertekad menunjukkan kemampuannya sebagai mesin gol, kemampuan yang membuat namanya sangat dikenal di Indonesia. Baginya, kekalahan di hadapan pendukung sendiri adalah proses untuk menjadi lebih baik.
“Kekalahan ini bukan akhir segalanya,” ucap Gonzales.
Di pekan keempat Liga 2, PSIM Jogja akan menjamu PSBS Biak, di Stadion Sultan Agung, 14 Juli mendatang.
Jika permainan Laskar Mataram tak juga membaik dan hasil yang mereka peroleh tak positif, tekanan untuk pemain dan pelatih akan membesar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Motor roda tiga KDKMP di Wonogiri nyungsep ke tegalan. Dandim ungkap dugaan rem blong, ini fakta lengkap dan data distribusi armada terbaru.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.