MA Tolak PK, Vonis Korupsi Selter Tsunami Lombok Tetap Berlaku
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Arema FC versus Persipura/Antara-Ari Bowo Sucipto
Harianjogja.com, MALANG—Persipura Jayapura makin terbenam di zona degradasi setelah kalah 1-3 dari tuan rumah Arema FC di pertandingan pekan keenam Liga 1 2019 di Stadion Gajayana, Kota Malang, Kamis (4/6/2019) petang.
Mutiara Hitam kini berada di peringkat ke-16, dengan koleksi tiga poin dari enam pertandingan, hanya berjarak satu angka lebih banyak dari juru kunci Persela Lamongan. Persipura belum sekali pun menang di Liga 1 musim ini.
Persipura tersengat gol cepat Arema pada menit ke-6 melalui kaki Makan Konate yang memanfaatkan bola mental dari tiang gawang Persipura yang dikawal Dede Sulaiman.
Pada menit ke-20 Arema FC berhasil menambah pundi-pundi golnya setelah Sylvano Comvalius yang menggiring bola bisa memberi umpan di antara pemain belakang Persipura. Dedik Setiawan dengan kecepatannya mampu mendapatkan bola dan meneruskan menjadi gol. Skor pun berubah menjadi 2-0.
Persipura sebenarnya bukan tanpa peluang, Oh Ink Yun sebagai jenderal lapangan tengah Persipura beberapa kali melakukan tembakan keras, namun upaya itu beberapa kali juga digagalkan Utam Rusdiana.
Menit ke-26, Dedik Setiawan sebenarnya mampu menambah keunggulan Arema FC kalau saja umpan datar dari Comvalius mampu diselesaikan dengan baik di depan gawang Persipura.
Dua gol yang diciptakan Arema FC ke gawang Persipura membuat pertandingan semakin menarik. Mutiara Hitam kerap melakukan serangan ke gawang Singo Edan, namun duet Hamka Hamzah dan Ikhfanul Alam bisa membuat pertahanan Arema FC masih perawan.
Hingga menit akhir babak pertama, skor 2-0 masih bertahan untuk keunggulan Arema FC.
Memasuki 45 menit babak kedua, Arema tak menurunkan tensi serangannya. Sejumlah peluang tercipta, namun belum mampu menambah pundi-pundi gol bagi Singo Edan.
Persipura pun tak mau ketinggalan, bermain lebih menekan, bahkan Arema FC dibuat kerepotan dengan perubahan strategi tim berjuluk Mutiara Hitam usai turun minum.
Sepanjang 15 menit awal babak kedua, Persipura tidak memberi kesempatan Arema FC untuk mengembangkan permainan. Ian Louis Kabes dan kawan-kawan bermain dengan determinasi tinggi di bawah guyuran hujan.
Sayangnya pemain Persipura lengah dalam mengantisipasi serangan balik. Pada menit 63, umpan silang Sylvano Comvalius diteruskan dengan sangat baik oleh Dedik untuk mencetak gol keduanya pada pertandingan ini.
Menjelang menit-menit akhir babak kedua, Arema harus kehilangan satu pemainnya, Ikhfanul Alam yang diganjar kartu merah karena melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Persipura.
Hanya dengan 10 pemain, lini belakang Arema agak keteteran dan serangan Persipura pun tak mampu dibendung. Utam Rusdiana pun harus memungut bola di jala gawangnya setelah Valentino Telaubun membobol gawangnya pada meit ke-86. Hingga berakhirnya babak kedua skor masih tetap 3-1 untuk tim tuan rumah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Kominfo menjelaskan tiga peran orangtua dalam melindungi anak di ruang digital sesuai PP Tunas 2025 untuk menciptakan internet aman.
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.
Catcrs menggandeng market maker dan broker institusional untuk memperkuat likuiditas dan stabilitas perdagangan aset digital.
Arema FC menang 3-1 atas PSIM Yogyakarta di laga terakhir BRI Super League 2026. Joel Vinicius cetak gol cepat menit ke-2.