Frenkie de Jong Ingin Kembalikan Hegemoni Pemain Belanda di Barcelona

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jum'at, 05 Juli 2019 19:32 WIB
Frenkie de Jong Ingin Kembalikan Hegemoni Pemain Belanda di Barcelona

Frenkie de Jong/Reuters-Albert Gea

Harianjogja.com, JOGJA—Frenkie de Jong ingin kemesraan hubungan Barcelona dan Ajax Amsterdam. Dia ingin menjadi pemain Belanda yang menonjol di Blaugrana, seperti Johan Cruyff, Ronald Koeman, Patrick Kluivert, hingga Mark van Bommel.

De Jong didatangkan dari Ajax Amsterdam dengan mahar 75 juta euro. Di usia 22 tahun, dia sudah menunjukkan potensinya sebagai calon pemain hebat. De Jong adalah pilar De Godenzonen dalam keberhasilan melaju ke semifinal Liga Champions musim lalu.

Di Barcelona, kemampuannya sebagai gelandang yang kokoh dalam bertahan dan pintar mengatur serangan akan kian terasah. Menurut De Jong, gaya permainan Barcelona cocok untuk dirinya dan dia tak akan kesulitan untuk beradaptasi.

“Gaya main Barcelona sama dengan Ajax dan Timnas Belanda. Saya cuka cara Barcelona bermain. Filosofi Barcelona dan Ajax persis dan saya pikir saya akan menikmatinya,” kata De Jong saat diperkenalkan secara resmi sebagai pemain Barca di Camp Nou, Jumat (5/7/2019).

Corak permainan Barcelona mulai menonjol dan punya karakter kuat sejak kedatangan Johan Cruyff sebagai pelatih pada 1988. Sebelumnya, selama periode 1973-1978, Cruyff menjadi pemain Barcelona. Sejak Cruyff menjadi pelatih Barcelona, hubungan klub tersebut dengan Belanda, khususnya Ajax Amsterdam begitu dekat. Cruyff merevolusi Akademi barcelona yang dikenal dengan La Masia, kemudian menyuntikkan sepak bola menyerang yang menjadi ciri khas Ajax dan Belanda dan memadukannya dengan karakter Spanyol. Selanjutnya, Barcelona juga banyak diperkuat pemain-pemain Belanda, mulai era Ronald Koeman, sampai rombongan Patrick Kluivert dkk yang dibawa pelatih Louis van Gaal. Karakter yang ditanamkan Cruyff kemudian menjelma menjadi tiki taka yang disempurnakan oleh Pep Guardiola. Namun, sejak era Guardoiola, pemain Belanda yang menonjol di Barcelona sangat jarang.

Di era Guardiola, hanya satu pemain Belanda yang merumput bersama Barcelona, yakni Ibrahim Affelay. Selepas era Guardiola, satu pemain Belanda di Azulgrana adalah Jasper Cillesen. Keduanya hanya menjadi penghangat bangku cadangan.

Kini, De Jong ingin mengembalikan hegemoni pemain Belanda di Barcelona.

“Barca dan Belanda selalu punya hubungan spesial dan saya ingin meneruskan tradisi ini. Saya ingin menjadi salah satu pesepak bola Belanda terbaik yang bermain di Barcelona,” ujar dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online