Singapura Turun di Ranking FIFA Usai Kalah 0-6 dari Malaysia
Singapura kehilangan 4,74 poin dan turun di live ranking FIFA setelah kalah telak 0-6 dari Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Striker PSS Yevhen Bokhashvili berduel dengan bek Persebaya Otavio Dutra, Sabtu (13/7/2019)./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman tidak punya banyak waktu mengaso setelah kemenangan 2-1 atas Persebaya Surabaya, Sabtu (13/7/2019) malam.
Super Elang Jawa langsung mempersiapkan tim guna menjamu PSIS Semarang, Rabu (17/7/2019) sore.
“Waktu dan persiapan kami sangat mepet menghadapi PSIS Semarang. Oleh karena itu, tim akan langsung berlatih,” kata pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro, Minggu (14/7/2019).
Seto mengaku puas dengan penampilan dari Batata. Gelandang bertahan asal Brasil ini dimainkan sejak awal, menggantikan Wahyu Sukarta. Batata juga mampu bekerja sama dengan Dave Mustaine dan Brian Ferreira di lini tengah.
“Mudah-mudahan ini bukan penampilan terbaiknya. Ke depan kami harapkan dia mampu bermain lebih baik. Secara umum dia memang sudah baik,” ucap Seto.
Dia menganggap anak asuhnya tampil lebih baik ketimbang saat menghadapi Kalteng Putra. Meski demikian, Seto ingin lebih.
“Evaluasi tentu terus kami lakukan. Seperi saat babak pertama, banyak kesalahan dilakukan pemain,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Singapura kehilangan 4,74 poin dan turun di live ranking FIFA setelah kalah telak 0-6 dari Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Disdikpora Bantul mengandalkan program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat di tengah keterbatasan anggaran akibat efisiensi.
Persis Solo kalah 0-2 dari Kendal Tornado FC di Stadion Manahan. Patrick Cruz dan Ousmane Maiket mencetak gol untuk tim tamu.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyoroti proporsi mahasiswa STEM Indonesia yang masih 28 persen dan pentingnya penguatan sains fundamental.
Hotspot karhutla Indonesia naik menjadi 1.271 titik. Kalteng mencatat 355 titik dan Kalbar 246 titik hingga 2 Oktober 2026.
Profil Irjen Langgeng Purnomo, Kapolda DIY baru yang merupakan lulusan Akpol 1995 dan pernah menjabat Kapolres hingga pejabat SSDM Polri.