Calvin Verdonk Ukir Sejarah, Jadi Pemain Indonesia di Liga Champions
Calvin Verdonk resmi menjadi pemain Indonesia pertama yang tampil di Liga Champions setelah Lille lolos ke fase grup musim depan.
Aji Santoso/Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA—Aji Santoso tak akan terpaku dengan satu formasi saat membesut PSIM Jogja. Di era kepelatihan Vladimir Vujovic, skema 4-3-3 menjadi pakem yang tak pernah ditinggalkan.
Mantan pelatih Persela ini memastikan akan menerapkan beberapa pola dengan mempertimbangkanlawan yang dihadapi.
“Bisa saja saya pakai 4-3-2-1, 4-2-3-1, 4-4-2, dan bisa pakai 4-5-1. Tergantung lawan yang kami hadapi nantinya,” kata Aji beberapa waktu lalu.
Formasi 4-2-3-1 adalah favorit Aji Santoso. Menurut catatan Transfermarkt, Selama 57 pertandingan memimpin Persela, Aji Santoso 40 kali memakai formasi 4-2-3-1. Sementara di 17 pertandingan lainya dia menjajal 4-3-3, 4-4-2, 3-5-2, bahkan 3-4-3. Sementara, kala menangani Arema FC dua musim lalu, dalam 17 pertandingan, Aji Santoso memakai 4-3-3 di 13 laga. Pada empat laga lainnya, Aji memakai 4-4-2 dan 4-2-3-1.
Aji juga menekankan pentingnya umpan-umpan pendek. “Saya juga tekankan ke pemain agar sirkulasi bola tetap mengalir ke depan. Bola bawah, tapi tidak menutup kemungkinan pakai bola atas. Tetapi lebih dominan bola bawah,” ucap Aji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Calvin Verdonk resmi menjadi pemain Indonesia pertama yang tampil di Liga Champions setelah Lille lolos ke fase grup musim depan.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.