Hasil Sukhotai vs Bangkok United: Skor 1-3, Arhan Starter
Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan dimainkan sebagai starter di Bangkok United. Arhan tampil solid selama 85 menit dan berkontribusi dalam kemenangan Bangkok U
Jafri Sastra/JIBI-Solopos.com-Moh Khodiq Duhri
Harianjogja.com, SEMARANG – PSIS Semarang Jafri Sastra dari kursi pelatih kepala. Pelatih asal Padang itu dipecat menyusul rentetan hasil buruk yang dialami PSIS Semarang dalam tiga laga kandang terakhir pada kancah Liga 1 musim 2019.
“Kami memberhentikan Pak Jafri. Itu merupakan [keputusan] dari hasil evaluasi,” ujar Liluk kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia di Mes PSIS Semarang, Jl. Semeru Dalam, Kota Semarang, Kamis (8/8/2019).
Sebagai ganti Jafri, PSIS Semarang akan menunjuk seorang karteker pelatih. Meski demikian, sosok karteker hingga saat ini belum diputuskan.
“Ada tiga kandidat untuk menjadi karteker. Bisa Bambang Nurdiansyah yang saat ini menjabat sebagai Direktur Teknik PSIS, Widyantoro yang merupakan asisten pelatih, atau M. Ridwan [Pelatih PSIS U-19]. Ketiganya sekarang kan juga sudah masuk dalam manajemen PSIS,” ujar Liluk.
Kendati demikian, Liluk mengaku tidak menutup kemungkinan karteker pengganti Jafri itu bisa dipegang sosok dari luar manajemen atau di luar ketiga kandidat yang ada.
Keputusan sosok karteker itu akan diambil secepatnya, sebelum skuat PSIS Semarang melakoni laga tandang pada lanjutan Liga 1 di markas Semen Padang, 16 Agustus nanti.
“Pastinya secepatnya akan kita putuskan caretaker atau pengganti Pak Jafri. Target awal kita, caretaker sudah bisa menangani PSIS dalam laga away ke Semen Padang,” imbuh Liluk.
Liluk menambahkan keputusan memecat Jafri sebenarnya sangat berat bagi manajemen. Apalagi pada laga terakhir Jafri tidak mendampingi tim karena harus pulang ke kampung halaman menyusul kematian saudara laki-lakinya.
“Tapi, mau bagaimana lagi? Ini merupakan keputusan tim. Sepak bola kan enggak berdasar kepentingan pribadi. Terlebih, sebelumnya kan kita sudah punya target harus sapu bersih laga kandang,” terangnya.
Dalam tiga laga terakhir, PSIS Semarang memang menelan hasil buruk. Skuat berjuluk Mahesa Jenar itu takluk dari lawan-lawannya saat tampil di kandang, Stadion Moch Soebroto.
PSIS Semarang menderita kekalahan dari Persib Bandung 0-1 pada 21 Juli. Lalu, kalah dari PS Tira-Persikabo 0-2, Jumat (2/8/2019) dan terakhir takluk dari Persipura Jayapura 1-3, Selasa (6/8/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan dimainkan sebagai starter di Bangkok United. Arhan tampil solid selama 85 menit dan berkontribusi dalam kemenangan Bangkok U
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.