Pria Pacitan Disiram Cairan Kimia saat Berangkat ke Pasar
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Borneo FC Samarinda bantai Persebaya Surabaya 5-1 di Stadion Segiri. Pesut Etam geser Persija dan tempel ketat Persib di puncak klasemen Super League. /Instagram.
Harianjogja.com, SAMARINDA—Borneo FC Samarinda menunjukkan taringnya sebagai kandidat kuat juara setelah melibas Persebaya Surabaya dengan skor telak 5-1 dalam lanjutan Super League 2025/2026.
Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Segiri pada Sabtu (7/3/2026) malam, tim berjuluk "Pesut Etam" tampil trengginas dan tak memberikan napas bagi lini pertahanan Bajul Ijo sepanjang pertandingan.
Kemenangan besar ini membawa dampak instan pada peta persaingan papan atas klasemen sementara. Borneo FC sukses menggeser Persija Jakarta dari posisi kedua dengan koleksi 53 poin dari 24 laga, sekaligus menempel ketat Persib Bandung yang berada di puncak klasemen dengan selisih tipis hanya satu poin.
Di sisi lain, kekalahan memalukan ini membuat Persebaya Surabaya tertahan di peringkat keenam dengan raihan 39 poin. Skuat asuhan Paul Munster tersebut tampak kesulitan membendung gelombang serangan tuan rumah yang dimotori oleh barisan pemain asing berkualitas sejak menit awal.
Sejak peluit pertama dibunyikan, tim besutan Fabio Lefundes langsung mengambil inisiatif menyerang untuk menekan jantung pertahanan lawan.
Meski mendominasi, Persebaya sempat memberikan ancaman serius pada menit ke-13 melalui peluang emas Malik Risaldi, namun kesigapan Nadeo Argawinata di bawah mistar gawang Borneo FC berhasil menggagalkan upaya tersebut.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-17 melalui aksi individu berkelas gelandang asal Kolombia, Juan Villa. Pemain bernomor punggung sepuluh tersebut melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal dibendung oleh Ernando Ari, mengubah skor menjadi 1-0 yang bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, intensitas serangan tuan rumah justru semakin menggila tanpa memberikan celah bagi Persebaya untuk bangkit.
Juan Villa kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-59 untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0, yang kemudian memicu runtuhnya mental bertanding tim tamu.
Pesta gol Borneo FC berlanjut hanya berselang empat menit lewat aksi Mariano Peralta Bauer pada menit ke-63. Tak butuh waktu lama, legiun asing asal Spanyol, Koldo Obieta Alberdi, semakin memperlebar jarak pada menit ke-68 yang mengubah kedudukan menjadi sangat mencolok, 4-0.
Persebaya sempat mendapatkan gol hiburan untuk memperkecil ketertinggalan melalui sundulan Leonardo Silva Lelis pada menit ke-73 memanfaatkan situasi bola mati.
Namun, gol tersebut tidak cukup untuk membangkitkan performa tim asal Surabaya yang terus digempur hingga menit akhir pertandingan.
Borneo FC akhirnya menyempurnakan kemenangan mereka melalui gol penutup dari Marcos Emanuel Astina pada masa injury time (90+3').
Skor akhir 5-1 memastikan tiga poin krusial bagi Pesut Etam dalam ambisi mereka merebut takhta tertinggi kompetisi sepak bola kasta teratas Indonesia musim ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.