Freiburg vs Aston Villa, Duel Taktik di Liga Europa
Freiburg vs Aston Villa di Liga Europa diprediksi berlangsung ketat. Emery andalkan pengalaman Eropa, Freiburg kuat di kandang.
Polisi menghalau sejumlah suporter PSIM Jogja yang berusaha memasuki lapangan dalam pertandingan Liga 2 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (2/9/2019)./Antara-Prasetia Fauzani
Harianjogja.com, JOGJA—Komisi Disiplin (Komdis) PSSI melarang suporter PSIM masuk ke stadion selama satu bulan sebagai buntut dari kericuhan seusai pertandingan pekan ke-14 Liga 2 2019 di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (2/9/2019) lalu. Dalam pertandingan yang berakhir 2-0 untuk kemenangan Persik tersebut, suporter kedua tim bentrok. Menurut keterangan polisi dan panitia pelaksana pertandingan, bentrokan dipicu ketidakpuasan suporter PSIM terhadap hasil pertandingan.
Sementara, Komdis PSSI menyatakan suporter PSIM Jogja terbukti melakukan provokasi serta melempar botol ke arah ofisial dan suporter Persik Kediri. Eksesnya adalah terjadi keributan di luar stadion. Komdis PSSI menyebut suporter PSIM merusak fasilitas umum dan kendaraan bermotor, membawa senjata tajam, dan bom molotov
Presiden Brajamusti Muslih Burhanuddin mengaku sangat kecewa dengan keputusan tersebut. Muslih akan berkoordinasi dengan manajemen klub untuk membicarakan langkah selanjutnya.
“Kami koordinasi dengan manajemen terlebih dahulu bagaimana enaknya, apa yang bisa kami bantu, jika bisa melakukan banding,” kata Muslih kepada Harian Jogja, Jumat (6/9/2019).
Muslih kembali meminta kepada semua anggotanya untuk intropeksi dan berbenah. Ia mengharapkan anggotanya di tiap laskar mampu memperbaiki diri dan menghilangkan sikap-sikap beringas dalam mendukung tim. DPP Brajamusti juga akan lebih intens berkomunikasi dengan laskar agar semua suporter bisa mendukung PSIM secara santun.
“Kami tidak ingin ada hal-hal yang terus membawa kerugian bagi tim kebanggaan kami sendiri,” kata Muslih.
Berdasarkan surat keputusan dari Komdis, suporter PSIM tak bisa menonton empat pertandingan Liga 2 2019, yakni lawatan ke kandang PSBS Biak pada Jumat (13/9/2019) yang kemudian diundur menjadi Minggu (15/9/2019), menjamu Persatu Tuban pada Rabu (18/9/2019), menjamu Madura FC pada Minggu (22/9/2019), dan terakhir melawat ke kandang Persewar Waropen pada Sabtu (28/9/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Freiburg vs Aston Villa di Liga Europa diprediksi berlangsung ketat. Emery andalkan pengalaman Eropa, Freiburg kuat di kandang.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.