Mensesneg: Tukin Naik Tak Hanya untuk TNI, Guru 3T Juga Dapat
Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan kenaikan tunjangan kinerja tak hanya untuk TNI, tetapi juga guru, dosen, dan tenaga kesehatan di wilayah 3T.
Virgil van Dijk/Reuters-Carl Recine
Harianjogja.com, JAKARTA – Virgil van Dijk menyetujui kontrak baru yang bernilai fantastis dengan Liverpool. Menurut laporan yang dilansir Mirror pada Minggu (8/9/2019), bek yang baru-baru ini dinobatkan sebagai pemain terbaik Eropa itu diikat enam tahun lagi di Anfield.
Negosiasi kontrak Van Dijk telah berlangsung selama musim panas ini, tetapi sejumlah narasumber di Belanda mengonfirmasi bahwa sang pemain akan tetap di Merseyside lantaran kedua pihak berhasil menyelesaikan pembicaraan.
Kontrak Van Dijk saat ini akan habis pada 2023 setelah kepindahannya dari Southampton dengan nilai 75 juta paun 20 bulan lalu.
Kontrak baru ini akan membuatnya mengantongi gaji 200.000 paun (sekitar Rp3,43 miliar) per pekan, jauh lebih tinggi dibandingkan gajinya saat ini yang mencapai 125.000 paun (sekitar Rp2,16 miliar).
Kesepakatan baru Van Dijk akan membuatnya bertahan di juara Eropa tersebut hingga 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan kenaikan tunjangan kinerja tak hanya untuk TNI, tetapi juga guru, dosen, dan tenaga kesehatan di wilayah 3T.
KPK melimpahkan berkas dakwaan Yaqut Cholil Qoumas ke PN Jakarta Pusat. Sidang kasus dugaan korupsi kuota haji kini menunggu jadwal.
Pemerintah menggelar HUT ke-81 RI di Jakarta dan IKN serta mengundang seluruh tokoh bangsa menghadiri upacara 17 Agustus 2026.
Turkiye menargetkan jalur alternatif Selat Hormuz melalui Irak selesai dalam tiga tahun untuk memperkuat perdagangan menuju Eropa.
MK menetapkan anggaran MBG dipisahkan dari dana pendidikan paling lambat 2028. BGN memastikan akan mengikuti kebijakan pemerintah.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kulonprogo mulai dihuni siswa, termasuk anak yang sempat putus sekolah karena keterbatasan biaya.