Puluhan Obat Bahan Alam Tercemar BKO BPOM Ungkap Risiko Serius
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Suporter PSIM memadati Stadion Mandala Krida, Kamis (15/8/2019)./Harian Jogja-Galih Eko Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA—Komite Banding (Komding) PSSI mengabulkan permohonan banding PSIM Jogja atas hukuman bermain tanpa suporter selama sebulan yang dijatuhkan Komdis PSSI, 5 September lalu. Suporter Laskar Mataram tetap dihukum, tetapi hanya untuk laga tandang.
Dalam putusan yang ditandatangani oleh Ketua Majelis Komite Banding PSSI, Ade Prima Syarif, Sabtu (21/9/2019) malam, Komding menerima pengajuan banding dari PSIM Jogja dan mengubah hukuman dari larangan bagi suporter PSIM Jogja mendampingi tim selama sebulan menjadi larangan ikut serta dan masuk stadion selama dua bulan, mulai 5 September 2019, untuk pertandingan di luar Stadion Mandala Krida.
“Menghukum suporter PSIM Jogja berupa larangan ikut serta dan masuk stadion selama dua bulan pada saat tim PSIM Jogja menjalani laga tandang. Pelaksanaan putusan ini terhitung dari 5 September 2019 sebagaimana diatur di dalam Pasal 20 Kode Disiplin PSSI 2018,” kata Ade Prima dalam surat tersebut.
Dengan perubahan hukuman ini, PSIM tak boleh didukung suporter mereka hanya saat melawat ke kandang Persewar Waropen pada 30 September dan Martapura FC pada 8 Oktober. Sementara, empat pertandingan lainnya akan dihelat di Mandala Krida dan PSIM tak akan menderita kerugian.
“Menghukum denda sebesar Rp100 juta sebagaimana diatur di dalam Kode Disiplin PSSI Pasal 70 Lampiran (1) Kode Disiplin PSSI 2018. Denda tersebut dibayar selambat-lambatnya 14 hari setelah diterimanya keputusan.”
Sebelumnya, hukuman dijatuhkan kepada suporter PSIM lantaran kericuhan di Kediri kala PSIM kalah 0-2 dari Persik, awal bulan ini.
Kelompok suporter PSIM yang tergabung dalam The Maident menanggapi positif dikabulkannya permohonan banding tersebut
Plt Ketua Umum The Maident Rendy Agung Prasetya mengatakan diperbolehkannya suporter PSIM Jogja menyaksikan dan mendukung tim kesayangannya di Mandala Krida, termasuk saat PSIM Jogja melawan Madura FC, Senin (23/9/2019) harus dimanfaatkan dengan baik.
“Kami mengimbau kepada semua pihak untuk memberikan dukungan terbaik paling tidak pada 3 laga kandang yang masih akan dijalani maupun dua laga tandang lainnya,” katanya, Minggu (22/9/2019).
Selain itu, Rendy berharap semua elemen suporter harus berbenah untuk menyokong PSIM promosi ke Liga 1 musim depan. Suporter harus tertib dan taat regulasi.
“Jangan sampai tim merugi karena denda dan bermain tanpa dukungan penonton,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Ketua BPD Hipmi Jatim Ahmad Salim Assegaf membantah narasi mayoritas BPD Hipmi menolak pelaksanaan Munas XVIII Hipmi di Lampung.
Selain mempermudah mobilitas, kehadiran bus KSPN juga diarahkan untuk mendorong penggunaan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan di kawasan pariwisata
IHSG turun 8,35% sepanjang pekan 18-22 Mei 2026. Saham SMMA, SRAJ, CPIN, dan MYOR menjadi top leaders penahan pelemahan indeks.
Cek jadwal bus DAMRI Bandara YIA ke Jogja dan Sleman Sabtu 23 Mei 2026 lengkap dengan rute dan tarif terbaru.
Pekan terakhir Liga Spanyol 2025/2026 diwarnai kekalahan Barcelona, kemenangan Real Madrid, dan drama degradasi Mallorca serta Girona.