Smartfren Fun Run 2025 Giliran Sambangi Klaten dan Kebumen
Smartfren menggelar Smartfren Fun Run 2025 di dua daerah di Jawa Tengah, yaitu di Klaten pada 23 November 2025 dan di Kebumen pada 29 November 2025.
Suporter PSIM Jogja memadati Stadion Mandala Krida/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja memelihara harapan besar untuk lolos ke delapan besar Liga 2 2019 setelah menekuk tamunya, Persatu Tuban, di Stadion Mandala Krida, Jogja, Minggu (13/10/2019). Dalam pertandingan tunda pekan ke-19 tersebut, Laskar Mataram menang 2-0 berkat gol Yoga Pratama di babak pertama dan tendangan penalti Dwi Raffi Angga di babak kedua.
Dua pemain tersebut bukan pilihan utama di era Aji Santoso dan sekarang langsung unjuk gigi begitu kendali kepelatihan PSIM ditangani Liestiadi dan asistennya, pelatih yang menjadi favorit suporter, Erwan Hendarwanto.
Selanjutnya, PSIM Jogja akan berebut dua tiket tersisa dari Grup Timur menuju delapan besar dengan musuh bebuyutannya, Persis Solo. Derbi Mataram yang sangat penting ini akan berlangsung di Stadion Mandala Krida, pada pekan terakhir fase grup, Senin (21/10/2019).
Persis memelihara peluang lolos ke delapan besar setelah menang 3-0 atas PSBS Biak pada laga pekan ke-21 di Stadion Wilis, Madiun, Rabu (9/10/2019) sore. Kedua tim kini sama-sama mengantongi nilai 27. Persis berada di peringkat kelima, sedangkan PSIM keenam. Persis untuk sementara unggul head to head karena di putaran pertama menang 2-1 atas PSIM
Dua tim di Grup Timur yang sudah menggenggam tiket ke delapan besar adalah Persik Kediri yang kini mengantongi 33 angka dan telah merampungkan semua pertandingan di fase grup serta Mitra Kukar yang mengemas 30 angka. Nilai Mitra Kukar hanya mungkin disalip Persewar dan Martapura FC karena kedua tim sama-sama sudah meraup 28 angka.
Sementara, Persis dan PSIM hanya bisa menyamai nilai Mitra Kukar. Sayangnya, baik Laskar Sambernyawa dan Laskar Mataram sama-sama kalah head to head dari Mitra Kukar. PSIM dua kali kalah dari Mitra Kukar, sedangkan Persis dua kali imbang dan kalah gol tandang. Dengan demikian, Mitra Kukar hampir pasti menemani Persik Kediri ke delapan besar.
Selain Mitra Kukar, satu lagi tim dari Grup Timur yang punya kans besar melaju ke delapan besar adalah Persewar. Klub ini bahkan bisa memastikan tiket delapan besar pada Kamis (17/10/2019) asalkan bisa menang saat menjamu Persatu Tuban.
Dalam situasi ini, Persis dan PSIM akan saling bunuh sembari berharap Martapura FC gagal menang saat bertandang ke markas PSBS Biak pada pekan terakhir, Senin (21/10). Jika seri, Persis dan PSIM akan sama-sama gagal lolos ke delapan besar dan otomatis pula gagal promosi ke Liga 1.
Saingan PSIM dan Persis tak hanya Martapura, tetapi juga Bogor FC Sulut United. Tim yang hingga pekan ke19 masih terjerembab di zona degradasi ini malah punya peluang besar dan bisa lolos seandainya mampu mengalahkan Persewar di pekan terakhir dan di saat bersamaan Martapura FC, PSIM, serta Persis gagal memetik tiga angka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Smartfren menggelar Smartfren Fun Run 2025 di dua daerah di Jawa Tengah, yaitu di Klaten pada 23 November 2025 dan di Kebumen pada 29 November 2025.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.
Jumlah investor saham di Jogja tembus 322 ribu per April 2026. Tumbuh 30% setahun, didorong edukasi dan minat generasi muda.
Manchester City akan bangun patung Pep Guardiola di Stadion Etihad sebagai penghormatan atas 20 trofi dalam satu dekade.