PSIM Jogja Terpuruk, Yusaku Yamadera Berharap Bisa Main Reguler
Yusaku Yamadera ingin mendapat menit bermain reguler di PSIM Jogja. Ia juga menilai tim perlu mencari solusi menghadapi persaingan Super League.
Adrian Dalmau, penyerang anyar PSIM Jogja asal Spanyol, berada di dalam kendaraan saat tiba di Jogja, belum lama ini. Dalmau direkrut Laskar Mataram untuk menambah ketajaman lini depan menghadapi kompetisi musim 2026/2027. Ist/ PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja resmi menambah kekuatan di lini depan dengan merekrut striker asal Spanyol, Adrian Dalmau. Penyerang berusia 32 tahun tersebut diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan ketajaman Laskar Mataram pada kompetisi musim 2026/2027.
Kedatangan Adrian Dalmau menjadi jawaban atas kebutuhan PSIM Jogja untuk memperkuat sektor penyerangan. Pengalaman panjangnya bermain di kompetisi Eropa menjadi modal penting dalam skema permainan yang disiapkan tim pelatih.
Berdasarkan data Transfermarkt, Adrian Dalmau pernah memperkuat Real Madrid U-18 pada musim 2011/2012 saat masih berusia 17 tahun. Setelah itu, ia melanjutkan kariernya bersama sejumlah klub di Spanyol.
Pengalaman bermainnya di Eropa juga cukup mentereng. Dalmau pernah mencetak 19 gol dalam satu musim ketika membela Heracles Almelo di kasta tertinggi Liga Belanda. Selain itu, ia juga memiliki pengalaman bermain di kompetisi Polandia.
Pada musim lalu, Adrian Dalmau memperkuat Piast Gliwice yang berlaga di Ekstraklasa, kasta tertinggi Liga Polandia. Ia bergabung dengan klub tersebut pada Juli 2025 setelah sebelumnya membela Korona Kielce, yang juga berasal dari Polandia.
Manajer Tim PSIM Jogja, Iksan Mahar, mengatakan perekrutan Adrian Dalmau dilakukan untuk melengkapi kebutuhan taktik yang dirancang pelatih kepala Jean-Paul van Gastel. Menurutnya, ketajaman di depan gawang menjadi salah satu aspek yang perlu dibenahi dari skuad PSIM pada musim sebelumnya.
"Kami berharap Dalmau bisa melengkapi puzzle taktik pelatih kepala JP yang membutuhkan striker tajam dan klinis. Kehadirannya diharapkan bisa memberikan opsi tambahan di lini depan," kata Iksan, Selasa (28/7/2026).
Iksan menjelaskan, Jean-Paul van Gastel juga memiliki peran dalam proses kedatangan Dalmau ke Jogja. Komunikasi yang terjalin di antara keduanya membuat sang pemain tertarik menerima tantangan baru untuk berkarier di Indonesia setelah selama ini hanya bermain di Eropa.
Manajemen PSIM Jogja menyadari Adrian Dalmau membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Indonesia menjadi negara pertama di luar Eropa yang dipilihnya untuk melanjutkan karier profesional sebagai pesepak bola.
Meski demikian, manajemen optimistis pengalaman dan kualitas teknis yang dimiliki Dalmau dapat mempercepat proses adaptasinya bersama tim berjuluk Laskar Mataram tersebut.
Adrian Dalmau mengaku datang ke PSIM Jogja dengan target yang jelas, yakni segera beradaptasi, mencetak banyak gol, dan membantu tim meraih hasil yang lebih baik pada musim mendatang.
Mantan pemain FC Utrecht itu juga menegaskan komitmennya untuk membawa PSIM Jogja meraih kemenangan dan meningkatkan pencapaian klub.
"Saya ingin menunjukkan kualitas dan membuktikan bisa mencetak banyak gol untuk PSIM. Saya datang untuk membantu tim meraih level berikutnya dan memenangkan pertandingan," ujar Dalmau.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Yusaku Yamadera ingin mendapat menit bermain reguler di PSIM Jogja. Ia juga menilai tim perlu mencari solusi menghadapi persaingan Super League.
AS Roma menjamu Cagliari pada 28 Oktober 2026 pukul 02.45 WIB. Simak prediksi laga, kondisi tim, dan perkiraan susunan pemain.
Bima Ayman Modjo merilis single debut Rindu yang Lirih pada 23 Oktober 2026, dengan keterlibatan sang ayah, Duta Sheila on 7.
Anggota DPR RI dari DIY, Gandung Pardiman, meninggal dunia di RS Panti Rapih, Selasa pagi. Jenazah rencananya dimakamkan di Ponjong, Gunungkidul.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Syabilla Rizkia Putri Raharjo, atlet selam asal Jepara yang meninggal
Sebelum Harry Kane, empat pemain Inggris pernah meraih Ballon d’Or, mulai dari Stanley Matthews pada 1956 hingga Michael Owen pada 2001.