FAM Protes Injury Time Indonesia vs Bangladesh, Minta FIFA Jelaskan
FAM meminta FIFA menjelaskan perubahan injury time Indonesia vs Bangladesh dari dua menjadi tujuh menit dalam FIFA ASEAN Cup 2026.
Brian Ferreira/Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman tak bisa memainkan gelandang Brian Ferreira dan bek tengah Alfonso de La Cruz saat melawat ke kandang Persebaya pada pekan ke-25 Liga 1 2019, Selasa (29/10/2019) sore. Keduanya tak ada dalam daftar 18 pemain yang bertolak menuju Surabaya, Minggu (27/10/2019) pagi.
Alfonso kembali cedera seusai bermain penuh saat PSS imbang 0-0 melawan Persija di pekan ke-24, Kamis (24/10/2019) pekan lalu. Padahal, bek asal Spanyol ini baru saja sembuh dari cedera yang membuatnya absen ketika PSS menaklukkan Kalteng Putra di pekan sebelumnya, Jumat (18/10/2019).
Sementara, Brian jatuh sakit dan harus ditinggal di Sleman. Dua pemain asing ini kemungkinan besar bisa dimainkan saat PSS menghadapi PSIS Semarang pada laga tandang yang dihelat di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (2/11/2019).
Pertandingan PSIS melawan PSS dipindah dari Stadion Moch Soebroto Magelang ke Stadion Maguwoharjo, setelah Polres Magelang tidak mengeluarkan izin pertandingan.
PSS sudah cukup sering ditinggal Alfonso dan bek tengah lainnya yang cedera bergantian. Dalam lawatan ke Surabaya, pelatih Seto Nurdiyantoro membawa tiga bek tengah, yakni Asyraq Gufron, Ikhwan Ciptady, dan Purwaka Yudi.
Sementara, peran Brian akan digantikan oleh gelandang muda Ocvian Chanigio yang hanya bermain empat menit saat melawan Persija. Posisinya ditempati Dave Mustaine. Pada dua laga sebelumnya, Ocvian tampil sebagai starter dan berpasangan dengan Brian di lini tengah.
Seto tak terlalu risau dengan absennya Brian dan Alfonso meski keduanya adalah pilar penting tim. PSS sudah sangat sering bermain dengan susunan pemain yang berbeda dari satu pertandingan ke pertandingan lain dan tak menghadapi banyak persoalan.
“Tidak masalah. Kami sudah terbiasa. Di lini belakang, selama ini memang sering berubah-ubah,” ucap Seto.
Dia mengharapkan para pemain tampil solid dan terorganisasi dengan rapi seperti pada laga terakhir.
“Saya harap pemain bisa bermain lebih dewasa. Minimal seperti saat melawan Persija. Motivasi mereka [Persebaya] pasti akan meningkat. Ini yang harus kami waspadai,” ucap Seto.
Kiper PSS Sleman Ega Rizky pun yakin pertahanan skuat Super Elang Jawa tidak akan mengalami masalah meski tanpa Alfonso.
“Coach Seto sering memainkan pemain berganti-ganti. Saya kira tidak masalah,” kata Ega, Minggu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FAM meminta FIFA menjelaskan perubahan injury time Indonesia vs Bangladesh dari dua menjadi tujuh menit dalam FIFA ASEAN Cup 2026.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Bank Mandiri membayarkan dividen interim Rp6,16 triliun bertepatan HUT ke-28. Total dividen sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.