PSS Sleman Kehilangan 3 Bek Saat Lawan Bhayangkara FC, Ini Sebabnya

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Sabtu, 07 November 2026 18:17 WIB
PSS Sleman Kehilangan 3 Bek Saat Lawan Bhayangkara FC, Ini Sebabnya

Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra (kanan) dalam Pre Match Press Conference pada Sabtu (7/11/2026)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati

Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman harus menyiapkan komposisi berbeda di lini belakang saat menjamu Bhayangkara FC, Minggu (8/11/2026). Super Elja dipastikan kehilangan tiga pemain pertahanan, yakni Stefan Ashkovski, Kevin Gomes, dan Christophe Nduwarugira, akibat sanksi kartu merah dan cedera.

Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, mengonfirmasi absennya Stefan dan Kevin karena keduanya masih menjalani hukuman setelah menerima kartu merah. Sementara itu, Christophe Nduwarugira juga berpotensi tidak masuk daftar pemain akibat cedera.

"Kami tidak bisa diperkuat Stefan dan Kevin karena sanksi akibat kartu merah. Chris juga sepertinya tidak bisa bermain karena cedera," terang Huistra dalam Pre Match Press Conference pada Sabtu (7/11/2026).

Absennya tiga pemain tersebut menjadi salah satu hal yang harus diperhitungkan PSS menjelang pertandingan melawan Bhayangkara FC. Terlebih, Nduwarugira merupakan bek tengah yang memiliki peran vital dalam menjaga pertahanan Super Elja.

Moussa Bagayoko Berpeluang Kembali Memperkuat PSS

Di tengah kabar kehilangan tiga pemain belakang, PSS mendapatkan kabar positif mengenai kondisi Moussa Bagayoko. Gelandang yang sempat absen dalam beberapa pertandingan itu telah pulih dari cedera dan kembali mengikuti latihan bersama tim.

Huistra menyebut kondisi Bagayoko mulai membaik sehingga membuka peluang bagi pemain tersebut untuk kembali terlibat dalam pertandingan.

"Moussa sudah kembali berlatih. Dia baru pulih dari cedera dan kini berlatih bersama kami, jadi saya harap dia bisa terlibat dalam pertandingan nanti," ungkapnya.

Selain keempat nama tersebut, Huistra menyatakan seluruh pemain lainnya tersedia untuk menghadapi Bhayangkara FC. Namun, keputusan mengenai komposisi tim akan mempertimbangkan kesiapan fisik dan kebugaran masing-masing pemain.

"Selain mereka, semua pemain tersedia. Kami harus memilih dari sisa skuad yang ada—terutama mereka yang kondisinya segar, bugar, dan siap tampil," tegasnya.

Huistra Siapkan Pemain dengan Kondisi Bugar

Menghadapi pertandingan yang semakin penting dalam perjalanan musim, Huistra membutuhkan pemain yang memiliki semangat juang tinggi dan mampu menjalankan instruksi serta rencana permainan.

Menurut pelatih asal Belanda tersebut, kesiapan bertanding menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan pemain yang akan diturunkan melawan Bhayangkara FC.

"Di tahap musim seperti sekarang ini, kami membutuhkan pemain yang memiliki semangat juang, bersedia mengikuti rencana permainan, serta benar-benar siap dan bugar untuk bertarung di lapangan. Itulah yang kami butuhkan," tandasnya.

Huistra juga menilai rotasi pemain dalam gelaran I.League Cup memberikan keuntungan bagi PSS dalam menjaga kebugaran skuad. Rotasi pada pertandingan Piala Liga terakhir membuat tim memiliki lebih banyak pemain dengan kondisi segar.

Persiapan menghadapi Bhayangkara FC pun telah dilakukan sepanjang pekan ini. Dengan waktu persiapan yang cukup, Huistra optimistis memiliki sejumlah pemain yang siap diturunkan dalam pertandingan tersebut.

"Sejauh minggu ini kami telah bersiap, dan besok kami akan menghadapi Bhayangkara. Saya rasa kami sudah melakukan persiapan untuk itu. Kami sempat melakukan rotasi pada pertandingan Piala Liga terakhir. Jadi untuk besok, kami memiliki banyak pemain segar yang bisa diturunkan dan mereka sudah sangat siap untuk bertanding," tegasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online