FAM Protes Injury Time Indonesia vs Bangladesh, Minta FIFA Jelaskan
FAM meminta FIFA menjelaskan perubahan injury time Indonesia vs Bangladesh dari dua menjadi tujuh menit dalam FIFA ASEAN Cup 2026.
Persebaya kalah 2-3 saat menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (29/20/2019)./Antara-Moch Asim
Harianjogja.com, SURABAYA - Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengatakan timnya bisa bertengger di papan atas klasemen sementara hingga dua per tiga musim kompetisi Liga 1 2019 karena motivasi tinggi para pemain untuk membuktikan diri.
“Semua tidak lepas dari motivasi pemain. Pemain kami yang rata-rata berasal dari Liga 2 dan ada yang dari Liga 3 ingin menunjukkan bahwa mereka pantas tampil di Liga 1. Selain itu, mereka paham karakter bermain kami," kata Seto seusai pertandingan melawan Persebaya pada pekan ke-25 Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (29/10/2019).
PSS mampu menumbangkan Persebaya berkat organisasi permainan yang bagus di lini belakang dan tengah serta kemampuan menyelesaikan serangan balik kilat dengan baik. Super Elang Jawa menang 3-2 berkat gol Jefri Kurniawan, Haris Tuharea, dan Yevhen Bokhashvili.
Seto membangun skuat PSS sejak di Liga 2. Seto mempertahankan pemain-pemain yang belakangan menjadi pilar tim. PSS Sleman saat ini berada di peringkat kelima klasemen sementara dengan nilai 39 dari 25 laga.
Kemenangan 3-2 di kandang Persebaya sekaligus memperpanjang catatan positif di partai tandang. Sebelumnya, dari 12 lawatan ke markas musuh, Super Elang Jawa bisa mengemas 17 angka. PSS kalah lima kali (0-1 dari Persija dan Persib, 1-3 dari Bali United dan PS Tira-Persikabo, serta 0-4 dari Arema FC), seri dua kali (1-1 lawan Persipura dan 2-2 lawan Bornoe FC), serta menang lima kali (2-0 atas Kalteng Putra, Perseru Badak Lampung dan Bhayangkara FC, serta 1-0 atas Madura United dan Semen Padang). Kemenangan 2-0 atas tuan rumah Kalteng Putra di putaran pertama sebenarnya didapat di Maguwoharjo. Kala itu, Kalteng yang masih bermarkas di Stadion Sultan Agung lebih memilih menggelar laga kandang di Maguwoharjo dengan pertimbangan banyaknya jumlah penonton.
Asalkan bisa mempertahankan tren bagus di sembilan laga tersisa, PSS akan mengakhiri kompetisi di papan atas. Namun, Seto tak ingin buru-buru menatap akhir kompetisi.
“Perjalanan masih panjang, semua bisa saja terjadi,” kata Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FAM meminta FIFA menjelaskan perubahan injury time Indonesia vs Bangladesh dari dua menjadi tujuh menit dalam FIFA ASEAN Cup 2026.
Cek mobil listrik di bawah Rp200 juta dan jarak tempuhnya. Ada Aira ev, BYD Atto 1, dan Seres E1 hingga 301 km.
Pemkot Jogja mendorong Gerakan Masyarakat Mencintai Pasar (Gemati) untuk menghidupkan kembali aktivitas pasar rakyat sekaligus memperluas transaksi digital
Bea Cukai Soetta menggagalkan penyelundupan 5,226 kg etomidate oleh lima WN Malaysia yang disembunyikan di sol sepatu.
Influenza A belum ditemukan di Bantul hingga 1 Oktober. Dinkes mengingatkan warga memperkuat PHBS dan menjaga daya tahan tubuh.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.