Garuda Vs Oman Malam Ini: Misi Perbaiki Ranking FIFA dan Putus Rekor
Timnas Indonesia menghadapi Oman di SUGBK, Jumat malam. Garuda memburu kemenangan pertama atas Oman sejak 1988 sekaligus tambahan poin ranking FIFA.
Yevhen Bokhashvili saat berbicang dengan Kristian Adelmund/Youtube Kristian Adelmund
Harianjogja.com, SLEMAN - Striker PSS Sleman asal Ukraina, Yevhen Bokhashvili, mematok target 20 gol pada Liga 1 musim ini. Sejauh ini, pemain 26 tahun tersebut sudah mengemas 13 gol.
Yevhen berada di peringkat keempat daftar pencetak gol, di bawah striker Arema FC Makan Konate yang mencetak 14 gol dan dua pemain terjatam, striker Persija Marko Simic dan striker Persela Alex Dos Santos yang masing-masing sudah menceploskan 16 gol.
Target tersebut diungkapkan Yevhen saat berbincang melalui kanal Youtube mantan bek PSS Sleman Kristian Adelmund. Yevhen mengaku mendapatkan tantangan dari rekan satu timnya, Alfonso de La Cruz untuk mencetak 20 gol.
“Kepada saya, ia meminta agar saya bisa mencetak gol hingga 20 gol pada musim ini dan itu jadi target saya,” kata Yevhen.
PSS masih menyisakan delapan pertandingan musim ini sehingga Yevhen setidaknya harus mencetak satu gol tiap laga untuk mencapai target tersebut. Tantangan terdekat adalah membobol gawang pemuncak klasemen sementara, Bali United, pada laga pekan ke-27 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (6/11/2019) lusa.
Dalam obrolan tersebut, Yevhen juga kagum dengan atmosfer yang dihadirkan para suporterdi stadion. Menurutnya, dukungan Sleman Fans sangat membantunya saat bertanding.
“Ini adalah alasan penting untuk pemain PSS Sleman memberikan 200 persen di atas lapangan. Pada 15 menit akhir laga, saya mulai merasa lelah. Tapi, dengan dukungan mereka, saya kuat bermain penuh. Dukungan mereka sangat terasa,” ungkap Yevhen.
Yevhen mengaku telah lama tidak merasakan stadion yang dipenuhi suporter. Dalam lima hingga enam tahun terakhir tak lagi merasakan atmosfer tersebut. Oleh karenanya, ia merasa bersyukur bisa mengalami momen ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas Indonesia menghadapi Oman di SUGBK, Jumat malam. Garuda memburu kemenangan pertama atas Oman sejak 1988 sekaligus tambahan poin ranking FIFA.
Menkeu Purbaya mendorong aturan sanksi bagi importir yang terlalu lama menimbun barang di Pelabuhan Tanjung Priok guna mengurangi penumpukan kontainer.
PJJ Informatika UII menggelar pelatihan jaringan komputer di Bogor. Peserta belajar Docker, FTTH, hingga otomasi n8n untuk kebutuhan industri digital.
BMKG menegaskan bediding bukan cuaca ekstrem. Fenomena udara dingin saat kemarau dipicu langit cerah, kelembapan rendah, dan massa udara kering
OJK memastikan tidak ada potensi bank rush meski rupiah melemah. Permodalan, likuiditas, dan kualitas kredit perbankan tetap kuat.
Harga minyak mentah Indonesia (ICP) turun menjadi US$106,56 per barel pada Mei 2026 dipicu meredanya konflik geopolitik dan melemahnya permintaan global.