Google Izinkan Pengguna Hapus Watermark Konten AI Gemini
Google menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menghapus watermark pada gambar, video, dan musik hasil kreasi AI Gemini.
Pertandingan antara PSS Sleman vs Barito Putera beberapa waktu lalu di Stadion Maguwoharjo, Sleman / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANDUNG - Modal positif diraih oleh lawan PSS Sleman di pekan ke-29 Liga 1 2019, Kamis (28/11/2019) mendatang, Barito Putera.
Sebab, tim asuhan Djajang Nurdjaman tersebut berhasil meraih satu poin di kandang Persib Bandung. Pada laga pekan ke-28 Liga 1 2019 yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Minggu (24/11/2019), Barito Putera berhasil menahan imbang Persib dengan skor 0-0.
Pelatih Barito Putera Djajang Nurdjaman mengaku bersyukur atas raihan satu poin di kandang Persib. Torehan satu gol, menurut mantan pelatih Persebaya dan Persib ini, menjadi modal positif bagi timnya jelang menjamu PSS Sleman, di Stadion Demang Lehman, Martapura, Kamis (28/11/2019).
“Ini jadi modal bagi kami menghadapi pertandingan selanjutnya. Kami masih punya 4 partai kandang dan ini harus kami maksimalkan untuk mengamankan tim ini dari zona merah,” ucap Djanur, Senin (25/11/2019).
Menurut Djanur, keberhasilan meraih satu poin di kandang Persib, tidak lepas dari pemanfaatan waktu yang cukup dari timnya. Sejumlah persiapan digelar secara intensif untuk menghadapi Persib dan PSS Sleman.
“Untuk melawan Persib, secara taktikan kami matikan inspirasi serangan mereka di sayap. Selain itu, bola kiriman ke tengah sangat mudah di dibaca oleh pemain belakang kami,” lanjut Djanur.
Sementara PSS Sleman memiliki keuntungan dengan waktu yang cukup untuk menyiapkan diri jelang menghadapi Barito Putera. Setidaknya, PSS punya waktu sepekan untuk menyiapkan tim dan mengembalikan kebugaran pemain.
“Ini cukup ideal. Kami gunakan untuk membenahi kekurangan tim. Kami evaluasi apa yang kurang saat dikalahkan Borneo FC," kata pelatih PSS Seto Nurdiyantoro.
Selain lengahnya antisipasi bola mati lawan, pelatih asal Kalasan ini menilai anak asuhnya masih lemah dalam proses set piece.
“Termasuk bola rebound. Ini yang harus kami benahi. Kami juga harus lebih variatif dalam membongkar pertahanan lawan," ucap Seto.
Barito Putera saat ini berada di peringkat ke-14 dengan 31 poin dari 28 pertandingan yang telah dilakoni. Sedangkan, PSS Sleman berada di peringkat ke-8 klasemen dengan 40 poin.
Pertemuan Barito Putera dengan PSS Sleman kali ini adalah kali kedua di kompetisi Liga 1 2019.
Sebelumnya, Barito Putera yang saat itu ditangani oleh pelatih sementara Yunan Helmi berhasil mengambil satu poin di kandang PSS Sleman setelah menahannya dengan skor 2-2 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (27/7/2019).
Dua gol PSS dicetak oleh KH Yudo di menit ke-5 melalui tendangan penalti dan Yevhen Bokhashvili di menit ke-52. Sedangkan dua gol Barito Putera ke gawang PSS dicetak oleh Gavin Kwan Adsit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menghapus watermark pada gambar, video, dan musik hasil kreasi AI Gemini.
Komisi Eropa menyetujui penjualan 51% saham Everlence milik Volkswagen kepada Bain Capital dalam transaksi senilai €7,4 miliar
Film Istimewa, drama keluarga yang terinspirasi dari kisah nyata enam anak penyandang disabilitas, menggelar special screening di Empire XXI Cinema Yogyakarta,
TNI mengerahkan prajurit, pesawat Hercules, dan KRI untuk membantu evakuasi serta distribusi logistik pascagempa di NTT.
Bangladesh resmi menggantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026. BFF menyebut kesempatan menghadapi lawan lebih kuat menjadi alasan utama menerima undangan turnamen.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam membuka ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menembus ekosistem industri kreatif nasional.