Jadon Sancho Dilarang Bicara kepada Media

Chrisna Chaniscara
Chrisna Chaniscara Jum'at, 29 November 2019 06:07 WIB
Jadon Sancho Dilarang Bicara kepada Media

Jadon Sancho/Reuters-Leon Kuegeler

Harianjogja.com, JOGJA—Jadon Sancho melewati masa-masa sulit di Borussia Dortmund. Dia hanya menjadi pemain pengganti saat timnya keok 1-3 oleh Barcelona di Camp Nou, Kamis (28/11/2019) dini hari WIB.

Hubungan Sancho dengan Dortmund tampaknya memang sedang kurang baik setelah sang pemain mengaku tak diizinkan untuk bicara pada media. Pemain Timnas Inggris itu mulai melakukan silenzio stampa (menolak melayani wawancara media) seusai laga melawan Barcelona. Dia langsung berjalan melewati mixed zone dan tak menghiraukan keberadaan wartawan.

Pelatih Dortmund, Lucien Favre, menyatakan Sancho sedang kurang fokus sehingga dia harus mencadangkannya kontra Barca. Menurunnya konsentrasi Sancho diklaim lantaran dia tengah digosipkan pindah ke Manchester United (MU).

Favre menganggap rumor itu membuat Sancho tidak fokus sehingga membuat performanya menurun. Sancho sendiri sukses mencetak satu-satunya gol Dortmund meski turun dari bangku cadangan kontra Barca.

“Saya bilang kepadanya, ini pertandingan yang benar-benar sulit di Barcelona. Kami butuh pemain yang masuk ke lapangan dengan fokus sepenuhnya,” ujar Favre dilansir Bundesliga, Kamis.

Sejumlah media Inggris mengklaim Dortmund berencana menjual Sancho pada Januari 2019. Die Borussen disebut memagari Sancho dengan mahar 100 juta poundsterling. Sancho memang tengah menjalani masa-masa sulit di Dortmund.

Selain cuma jadi cadangan saat main lawan Barcelona, Sancho ditarik keluar Favre saat laga melawan Bayern Munich baru berjalan 36 menit. Retaknya hubungan Sancho dengan Favre membuat isu sang winger hengkang pada Januari kian kencang. Selain MU, Sancho dikaitkan dengan Liverpool.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online