Belum Dapat Kerja? Ini Strategi Mengatur Uang agar Tidak Cepat Habis
Menganggur bukan berarti keuangan harus berantakan. Simak 8 cara menghemat pengeluaran agar uang bertahan lebih lama saat belum memiliki pemasukan.
Tribune selatan terlihat kosong saat laga PSS melawan Borneo FC pada pekan ke-28 Liga 1 2019, Rabu (20/11/2019) malam./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN - Laga pekan ke-30 yang mempertemukan antara PSS Sleman menjamu Perseru Badak Lampung FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (3/12/2019) sore, terancam tidak dihadiri oleh suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS).
“Jika sampai besok [Selasa (3/12/2019), kasusnya belum clear masih boikot, Mas,” kata Koordinator BCS Zulfikar kepada Harianjogja.com, Senin (2/12/2019) siang.
Zulfikar sendiri enggan berkomentar banyak terkait dengan perkembangan kasus yang menimpa Y, salah satu suporter PSS yang ditangkap karena melakukan penempelan di salah satu Mal di Sleman. Namun, upaya pemberian bantuan hukum saat ini terus dilakukan oleh BCS terhadap Y.
Jika BCS melakukan boikot pertandingan kandang melawan Perseru Badak Lampung FC, maka kali ini adalah kali kedua kelompok suporter ini melakukan boikot pertandingan. Sebelumnya, BCS sudah memboikot laga PSS menjamu Borneo FC pada pekan ke-28, Rabu (20/11/2019) malam. Tribune selatan yang biasa menampung 10.000 anggota BCS kosong. Tidak ada nyanyian lantang dan suara drum khas mereka saat PSS bertanding. Super Elang Jawa pun takluk 0-1.
Ketua Panpel PSS Sleman Tri Mulyanto menyatakan, meski dibayangi aksi boikot yang dilakukan oleh BCS, namun panpel tetap mencetak 25.000 lembar tiket untuk pertandingan PSS menjamu Perseru Badak Lampung FC.
“Kami cetak 25.000 lembar tiket,” ucap Tri Mulyanto saat dikonfirmasi terpisah.
Slemania Tetap Datang
Sedangkan Anggota Presidium Slemania Asep Handi Kurniawan mengungkapkan, langkah boikot yang dilakukan oleh BCS dipastikan tidak akan ditiru oleh Slemania saat pertandingan PSS melawan Perseru Badak Lampung FC. Meski berempati atas insiden yang dialami oleh Y, anggota BCS, tetapi, Slemania memandang skuat asuhan Seto Nurdiyantoro sangat butuh dukungan dari suporter.
"Tim ini butuh dukungan suporter. Kami berempati atas apa yang dialami oleh Y, tetapi ranahnya sudah beda. Apalagi PSS saat ini memang butuh dukungan suporter," katanya.
Di sisi lain, Asep berharap agar pertandingan antara PSS melawan Perseru Badak Lampung FC berjalan menarik dan mengedepankan fairplay, sportivitas, dan kejujuran. "Tentunya, sebagai suporter, kami juga ingin agar PSS meraih kemenangan," ucap Asep.
Terpisah, pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengaku enggan berkomentar banyak terkait dengan kemungkinan berlanjutnya aksi boikot yang dilakukan oleh BCS. Pelatih asal Kalasan ini memilih fokus ke permainan. "Kami akan fokus ke permainan saja. Karena rekan-rekan suporter pasti punya pemikiran tersendiri," kata Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menganggur bukan berarti keuangan harus berantakan. Simak 8 cara menghemat pengeluaran agar uang bertahan lebih lama saat belum memiliki pemasukan.
Seruan boikot Spider-Man: Brand New Day muncul di sejumlah negara Arab akibat sikap politik produser Avi Arad yang dinilai mendukung Israel.
Andrea Dovizioso menilai Marc Marquez belum tampil segarang musim-musim sebelumnya karena masih beradaptasi usai cedera di MotoGP 2026.
Kemensos menyalurkan bantuan Rp4,52 miliar untuk korban gempa M 7,7 di NTT. Sebanyak 38 orang meninggal dan sekitar 2.000 warga terdampak.
Bayam, asparagus hingga jamur mengandung purin yang perlu dibatasi penderita asam urat. Simak daftar lengkap dan tips mengonsumsinya.
Komisi Eropa menyetujui penjualan 51% saham Everlence milik Volkswagen kepada Bain Capital dalam transaksi senilai €7,4 miliar