Sweet Caroline dan Kisahnya hingga Jadi Lagu Suporter Timnas
Sweet Caroline milik Neil Diamond punya sejarah panjang di arena olahraga. Kini lagu ini ikut terdengar dalam perayaan suporter Timnas Indonesia.
Jajaran Direksi PT PSS saat memberikan keterangan di hadapan awak media, Kamis (26/12/2019) / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN - Direksi PT Putra Sleman Sembada terus menggodok sejumlah nama yang akan mengisi posisi manajer PSS Sleman jelang kompetisi Liga 1 2020 mendatang.
Hal ini menyusul telah selesainya kerja sama antara PT PSS dengan manajer PSS Sudibyo. Sudibyo tidak lagi menjadi manajer PSS pada kompetisi 2020 mendatang.
Hal ini diungkapkan oleh Direktur Operasional dan Pengembangan PT PSS Hempri Suyatna, Kamis (26/12/2019) di Sleman. Hempri menyebut untuk sementara posisi manajer dipegang oleh Plt Manajer PSS M Eksan. M Eksan yang awalnya menjadi Asisten Manajer akan mengemban tugas sebagai Plt hingga Januari mendatang.
“Awal Januari kami target sudah dapat manajer baru dan manajemen telah terbentuk. Sejauh ini calon sudah ada, namun masih kita timbang. Kami lebih mengutamakan sosok yang berpengalaman dalam menangani sepak bola dan tidak resisten dengan suporter,” kata Hempri kepada awak media.
“Setelah itu kami akan komunikasi dengan pelatih dan berharap Mas Seto masih mau bersama kami,” lanjutnya.
Keberatan Jadi Manajer
Dikonfirmasi terpisah, M Eksan mengakui jika dirinya memang ditunjuk sebagai Plt Manajer PSS Sleman hingga Januari mendatang.
“Jika jadi Plt saya tidak masalah. Tetapi, jika nantinya dipermanenkan sebagai manajer, saya terus terang sudah berbicara dengan manajemen jika saya tidak bisa. Alasannya, karena berbenturan dengan kegiatan saya di kantor,” ungkap M Eksan.
Oleh karena itu, M Eksan berharap agar manajemen segera menetapkan manajer baru bagi PSS dalam waktu dekat. Sedangkan mengenai perannya di PSS, M Eksan menyatakan, jika dirinya kembali dipercaya sebagai asisten manajer dirinya siap.
“Sebab, kesibukannya tidak akan sama saat menjadi manajer. Saya terus terang tidak siap jika dijadikan manajer,” terang Eksan.
Menurut Eksan sebagai Plt Manajer PSS, saat ini dirinya terus mempersiapkan tim untuk kompetisi Liga 1 2020 mendatang. Langkah tercepat adalah merampungkan negosiasi dengan sejumlah pemain yang direkomendasikan oleh Seto Nurdiyantoro untuk dipertahankan.
“Langkah tercepat adalah masalah negosiasi. Selain itu, kami juga harus menyiapkan gambaran tim secepatnya, karena dalam waktu dekat pasti ada pra-musim. Tergantung apakah nantinya manajemen akan ikut dalam pra-musim tersebut atau tidak,” ucap Eksan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sweet Caroline milik Neil Diamond punya sejarah panjang di arena olahraga. Kini lagu ini ikut terdengar dalam perayaan suporter Timnas Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.