WBC Tunjuk Agit Kabayel Jadi Penantang Wajib Oleksandr Usyk
WBC tetapkan Agit Kabayel sebagai penantang wajib Oleksandr Usyk untuk perebutan gelar dunia kelas berat pada 2026.
Tim atlet Panahan Indoneisa Subekti Okka Bagus (kiri), Agata Salsabila Riau Ega (tengah), dan Edwar Alek berjalan usai melihat hasil bidikan pada Babak Seperdelapan Recurve Men Team Asian Games 2018 di Lapangan Panahan Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (25/08)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Tim panahan Indonesia mengincar tambahan tiket Olimpiade saat mengikuti kejuaraan World Archery Estate di Berlin, Jerman, pada Juni 2020 untuk melengkapi dua nomor yang sebelumnya sudah dikantongi.
Sebelumnya, Indonesia sudah mengamankan dua tiket ke Olimpiade untuk nomor recurve putra dan putri yang diraih berdasarkan slot entry by number di Kejuaraan Dunia 2019 di Belanda, Juni lalu.
"Di Berlin itu ngambil tiket. Ada tiket terakhir beregu, putra-putri. Kita harapkan di Olimpiade kita bisa mengirimkan juga nomor beregu," ujar Sekjen PP Perpani Rizal Barnadi saat dihubungi, Kamis (26/12/2019).
Untuk mencapai target tersebut, PP Perpani akan memberangkatkan tim panahan Indonesia ke Korea Selatan untuk melakukan Training Camp di Kim Yun Tak, Seoul, pertengahan Februari mendatang.
Setelah dari Seoul, tim panahan rencananya akan langsung terbang ke Guatemala kemudian ke Sanghai China dalam rangkaian TC untuk persiapan kualifikasi Olimpiade di Berlin dan mematangkan tim recurve beregu putra-putri untuk Olimpiade.
"Kita juga optimis kita bisa mendapat tiket tambahan Olimpiade karena di Berlin negara-negara yang kuat hampir semua dapat tiket. Kita memberangkatkan beregu putra dan putri," kata dia.
Hendra Purnama rebuIa pun sudah mengirimkan proposal anggaran yang dibutuhkan untuk kebutuhan pelatnas ke Kemenpora. Adapun anggaran yang dibutuhkan Perpani demi menyongsong Olimpiade mencapai Rp17,5 miliar.
Rizal berharap tim beregu putra peraih emas di SEA Games 2019 dan tim beregu putri yang berisikan Diananda, Titik Kusumawardani, dan Linda Lestari, bisa lolos ke Tokyo saat tampil di Berlin.
"Kalau kita harapkan peluang sih ada, realistis ada. Tentu kembali lagi ke persiapan," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
WBC tetapkan Agit Kabayel sebagai penantang wajib Oleksandr Usyk untuk perebutan gelar dunia kelas berat pada 2026.
Kemenag menegaskan kasus cabul di Pekalongan terjadi di padepokan ilegal, bukan pondok pesantren resmi terdaftar.
Bapanas memastikan harga beras SPHP tetap stabil meski dolar AS naik. Pemerintah jaga pasokan dan subsidi beras nasional.
Jip wisata Merapi di Sleman full booking saat libur Waisak 2026. Wisatawan memadati paket trip medium hingga bunker Merapi.
IRGC Iran klaim serang pangkalan AS di Kuwait sebagai balasan serangan di Bandar Abbas, ketegangan Iran–AS kembali meningkat.
Kokola Group melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) melaksanakan kegiatan penyaluran hewan qurban berupa sapi limosin di Ciamis