Seskab Teddy Dorong Anak Putus Sekolah Berani Punya Cita-Cita Besar
Seskab Teddy mendorong anak putus sekolah kembali belajar melalui Sekolah Rakyat. Program ini disebut telah memberi akses pendidikan bagi 43.000 anak.
Foto ilustrasi voli. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Timnas bola voli putri Indonesia harus mengakui keunggulan Filipina dengan skor 1-3 (13-25, 25-23, 19-25, 31-33) pada pertandingan ketiga Leg 2 SEA V Cup Women's 2026 di 700th Anniversary Chiang Mai Sports Complex, Thailand, Minggu (9/8/2026).
Indonesia sempat menghidupkan peluang setelah merebut set kedua. Namun, Filipina mampu mengambil dua set berikutnya, termasuk set keempat yang berlangsung sangat panjang hingga melewati delapan kali jus.
Indonesia Sempat Bangkit pada Set Kedua
Filipina langsung memberikan tekanan sejak set pertama. Setelah kedua tim bersaing ketat pada awal permainan, Filipina menemukan momentum untuk mencetak poin secara beruntun.
Indonesia yang berusaha mengejar kesulitan memangkas jarak. Tim besutan pelatih Marcos Sugiyama Esteves itu akhirnya harus menyerahkan set pertama dengan skor 13-25.
Memasuki set kedua, permainan Indonesia membaik. Kedua tim terlibat kejar-kejaran angka dan beberapa kali bergantian memimpin hingga penghujung set.
Indonesia kemudian mencetak dua poin beruntun untuk mengunci kemenangan 25-23 sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Filipina Kembali Unggul
Memasuki set ketiga, Indonesia kembali meningkatkan tekanan. Mediol Stiovanny Yoku dan kawan-kawan bahkan sempat berbalik unggul 8-7 setelah sebelumnya tertinggal pada awal set.
Situasi berubah setelah technical timeout pertama. Filipina meningkatkan intensitas serangan, sementara sejumlah kesalahan servis dan serangan Indonesia dimanfaatkan dengan baik.
Filipina mampu mencetak poin demi poin dan berbalik memimpin 16-12. Indonesia berusaha memangkas selisih, tetapi Filipina tetap efektif memanfaatkan peluang hingga menutup set ketiga 25-19.
Drama Set Keempat hingga 33-31
Persaingan semakin ketat pada set keempat. Indonesia sempat memimpin di awal permainan, tetapi Filipina berbalik unggul 8-5 setelah memanfaatkan kesalahan servis dan serangan Indonesia yang kurang efektif.
Indonesia kemudian memperbaiki permainan. Setiap peluang dimanfaatkan untuk mengejar angka hingga Indonesia berbalik unggul 16-15 ketika memasuki technical timeout kedua.
Pertandingan semakin sengit menjelang akhir set. Kedua tim terus bergantian mencetak angka hingga memasuki fase deuce.
Indonesia sebenarnya memiliki beberapa kesempatan untuk mengamankan kemenangan. Namun, setiap peluang tersebut selalu digagalkan Filipina melalui poin penyama kedudukan.
Pertarungan panjang itu akhirnya melewati delapan kali jus. Filipina mendapatkan momentum dengan mencetak dua poin beruntun untuk mengakhiri set keempat 33-31.
Kemenangan tersebut membuat Filipina menutup pertandingan dengan skor 3-1 atas Indonesia.
Filipina Naik ke Posisi Kedua
Hasil pertandingan tersebut membuat Filipina meloncat ke peringkat kedua klasemen SEA V Cup Women's 2026, berada di bawah Thailand.
Sementara itu, Indonesia harus tertahan di peringkat ketiga setelah menelan kekalahan 1-3 dari Filipina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Seskab Teddy mendorong anak putus sekolah kembali belajar melalui Sekolah Rakyat. Program ini disebut telah memberi akses pendidikan bagi 43.000 anak.
Basarnas menghentikan monitoring aktif KMP Mutiara Sentosa II setelah empat hari penyisiran. Sebanyak 238 korban dipastikan telah terdata dan dievakuasi.
Veda Ega Pratama finis kesembilan di Moto3 Inggris 2026 setelah start dari posisi ke-15 dan meraih tambahan 7 poin.
Van Gastel menyoroti fisik pemain PSIM Yogyakarta usai uji coba lawan UAD FC sebelum menghadapi tim-tim Super League.
Kebakaran Gunung Bromo meluas hingga 520 hektare. Angin kencang membuat api menjalar ke savana dan membakar vegetasi kering.
Seskab Teddy Indra Wijaya menepis anggapan Sekolah Rakyat tak bermutu. Lebih dari 43.000 anak telah mendapat kesempatan belajar.