Puluhan Obat Bahan Alam Tercemar BKO BPOM Ungkap Risiko Serius
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Kei Hirose dan Fernando Rodriguez saat diperkenalkan oleh manajemen JDT/Facebook : Johor Soutern Tigers
Harianjogja.com, JOHOR - Klub asal Malaysia Johor Darul Takzim secara resmi merekrut eks gelandang Persela Lamongan Kei Hirose, Rabu (8/1/2020) siang. Pemain asal Jepang ini diperkenalkan secara resmi bersama dengan Fernando Rodriguez.
Adapun perkenalan kedua pemain ini disiarkan secara langsung oleh akun resmi JDT di media sosial Facebook. Rencananya Kei dan Fernando tidak akan bermain di Liga Super Malaysia, melainkan akan memperkuat JDT II di ajang Liga Primer Malaysia.
Kei sendiri tampil tidak tergantikan saat membela Persela Lamongan di ajang kompetisi Liga 1 2019. Kei sukses melesakkan tiga gol dan 10 assist untuk Persela.
Selain Barito Putera dan Arema, pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro sempat menyampaikan jika menginginkan pemain seperti Kei Hirose.
Pelatih berlisensi AFC Pro ini menyebut gelandang serang yang diinginkan minimal seperti gelandang Persela, yakni Kei Hirose.
“Minimal mungkin seperti gelandangnya (Persela) Lamongan, si Kei Hirose. Dia muda, enerjik, ya ini hanya sedikit gambaran saja," kata Seto, Minggu (29/12/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Penembakan terjadi di dekat Gedung Putih, AS. FBI dan Dinas Rahasia menangani insiden yang melukai dua orang.
BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Ketua BPD Hipmi Jatim Ahmad Salim Assegaf membantah narasi mayoritas BPD Hipmi menolak pelaksanaan Munas XVIII Hipmi di Lampung.
Selain mempermudah mobilitas, kehadiran bus KSPN juga diarahkan untuk mendorong penggunaan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan di kawasan pariwisata