Kasus Little Aresha Terus Berkembang, Tersangka Kini Capai 32 Orang
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
PSIM Jogja/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA— Masa depan penyerang asal Slovenia, Nermin Haljeta, bersama PSIM Jogja belum menemui kepastian menjelang kompetisi Super League 2026/2027. Meski demikian, Haljeta masih mengikuti seluruh rangkaian latihan Laskar Mataram sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim baru.
Status Haljeta saat ini masih dalam tahap evaluasi tim pelatih dan manajemen PSIM Jogja. Pemain berusia 28 tahun tersebut tetap menjalankan program pramusim karena masih memiliki kontrak dengan klub.
Performa Haljeta Jadi Bahan Evaluasi
Pada musim lalu, Haljeta tampil sebanyak 34 pertandingan bersama PSIM Jogja. Namun, kontribusi gol pemain yang berposisi sebagai penyerang itu masih terbatas dengan catatan empat gol sepanjang kompetisi.
Memasuki persiapan musim 2026/2027, mantan pemain PSM Makassar itu tetap mengikuti agenda latihan yang diberikan tim. Manajemen PSIM menyebut evaluasi terhadap Haljeta tidak hanya melihat kondisi fisik, tetapi juga aspek teknis dan kesiapan menghadapi kompetisi resmi.
Manajer Tim PSIM Jogja, Iksan Mahar, mengatakan Haljeta masih menjadi bagian dari proses penilaian tim pelatih.
“Nermin Haljeta telah mengikuti proses untuk mengikuti sesi pramusim saat ini. Terkait statusnya, tim pelatih akan terus melakukan evaluasi dan penilaian jelang musim baru bergulir,” kata Iksan, Selasa (28/7/2026).
Haljeta Tetap Jalani Program PSIM
Iksan menegaskan selama mengikuti persiapan tim, Haljeta tetap menunjukkan sikap profesional. Untuk sementara, sang pemain masih menjalankan seluruh program latihan yang telah disiapkan PSIM Jogja.
Menurutnya, keputusan terkait masa depan Haljeta akan ditentukan setelah proses evaluasi selesai dilakukan oleh tim pelatih dan manajemen.
“Satu hal yang pasti, Nermin masih terikat kontrak dengan PSIM sehingga wajib menjalankan seluruh program tim untuk menghadapi musim 2026/2027,” ujarnya.
Franco Ramos Dipastikan Bertahan
Di tengah evaluasi terhadap Haljeta, PSIM Jogja memastikan pemain asing lainnya, Franco Ramos Mingo, tetap menjadi bagian dari skuad Laskar Mataram untuk musim 2026/2027.
Bek asal Argentina tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan lini pertahanan PSIM sepanjang musim sebelumnya.
Selain menjalankan tugas utama sebagai pemain bertahan, Franco juga mampu memberikan kontribusi dalam mencetak gol. Pemain kelahiran 18 September 1997 itu mencatatkan empat gol sepanjang musim lalu.
Iksan menyebut performa Franco menjadi salah satu alasan tim pelatih dan manajemen mempertahankannya untuk musim depan.
“Franco Ramos dipastikan melanjutkan masa bakti bersama PSIM untuk musim 2026/2027. Performa impresif Franco pada musim lalu merupakan dasar tim pelatih dan manajemen untuk tetap menjadikannya poros utama lini belakang sekaligus menjadi kapten tim,” kata Iksan.
Dengan keputusan tersebut, Franco Ramos telah mendapatkan kepastian untuk melanjutkan kiprah bersama PSIM Jogja musim depan. Sementara itu, Haljeta masih memiliki kesempatan menunjukkan perkembangan selama masa pramusim sebelum keputusan akhir ditetapkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.