Indonesia Turunkan 432 Atlet pada Asian Games 2026 di Jepang
Indonesia mengirim 432 atlet untuk bertanding pada 35 cabang olahraga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung di Jepang.
Timo Werner/Reuters-Matthias Rietschel
Harianjogja.com, JAKARTA - CEO RB Leipzig Oliver Mintzlaff membantah klubnya mencapai kesepakatan Chelsea mengenai transfer penyerang Timo Werner.
"Kami sama sekali belum menjalin kontak dengan Chelsea," kata Mintzlaff jelang Leipzig menjamu SC Paderborn di Stadion Red Bull Arena pada Sabtu (6/6/2020), sebagaimana dilansir laman Sports Mole.
"Sejauh ini, Timo Werner belum mendapat tawaran klausa pembelian, belum ada klub yang mengajukan kontrak transfer."
Pernyataan Mintzlaff ini memupus kabar yang beredar luas beberapa hari terakhir bahwa Chelsea telah mengaktifkan klausa nilai minimum pembelian Werner.
Selain mengajukan transfer senilai 53,8 juta poundsterling dan Chelsea juga dikabarkan menawarkan kontrak 200 ribu pound per pekan untuk penyerang berusia 24 tahun itu.
Musim ini Werner sudah mencetak 31 gol di semua kompetisi untuk Leipzig.
Werner santer dikabarkan bakal hijrah ke Liverpool sampai kemudian memunculkan laporan mengenai penawaran dari Chelsea.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Indonesia mengirim 432 atlet untuk bertanding pada 35 cabang olahraga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung di Jepang.
Harianjogja.com,JOGJA—Dunia seni rupa Indonesia kembali berduka, salah satu tokoh maestro seni rupa Nasirun meninggal dunia di Rumah Sakit AMC Muhammadiyah Yogy
Paspor wajah Donald Trump laris manis! AS tambah 250.000 Patriot Passport di 28 kota mulai 8 Agustus. Cek cara dan lokasi pengajuannya.
Rehan/Gloria gagal ke final Taipei Open 2026 usai kalah dramatis dari wakil Jepang 17-21, 20-22. Indonesia tanpa gelar di Super 300 kali ini.
Harian Jogja meraih Media Brand Awards 2026 kategori Media Lokal Terbaik dari SPS, mempertegas komitmen menghadirkan jurnalisme berkualitas.
CEO Microsoft Satya Nadella peringatkan perusahaan: jangan terlalu andalkan AI! Data sensitif bisa bocor dan bisnis hancur. Simak saran lengkapnya