Jelang Kualifikasi Piala Asia U-17, Indonesia Tahan Bahrain 1-1

Jumali
Jumali Sabtu, 03 Oktober 2026 11:27 WIB
Jelang Kualifikasi Piala Asia U-17, Indonesia Tahan Bahrain 1-1

Timnas Indonesia U-17 bermain imbang 1-1 melawan Bahrain U-17 dalam uji coba internasional di Bahrain, Jumat (2/10/2026) malam WIB./ Instagram: garudafansbook_

Harianjogja.com, JOGJA— Timnas Indonesia U-17 bermain imbang 1-1 melawan Bahrain U-17 dalam uji coba internasional di Bahrain, Jumat (2/10/2026) malam WIB. Laga tersebut menjadi bagian dari persiapan Garuda Asia menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2027.

Pertandingan Bahrain U-17 vs Timnas Indonesia U-17 digelar secara tertutup sehingga informasi mengenai pencetak gol maupun jalannya pertandingan secara detail tidak tersedia. Hasil 1-1 menjadi catatan terbaru bagi skuad asuhan David Nascimento sebelum menghadapi agenda resmi pada November mendatang.

David Nascimento mulai menangani Timnas Indonesia U-17 sejak pertengahan 2026. Sebelumnya, ia membawa skuad tersebut menjalani rangkaian uji coba, termasuk menghadapi Malaysia U-17 di Solo pada Juli dan Uzbekistan U-17 pada Agustus. Indonesia menang 3-0 atas Malaysia setelah pertemuan pertama berakhir 1-1.

Indonesia U-17 Bersiap Hadapi Kualifikasi Piala Asia

Hasil imbang melawan Bahrain datang ketika persiapan Indonesia U-17 memasuki fase penting. Garuda Asia akan tampil di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 yang berlangsung pada 8-20 November 2026.

Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah Myanmar, Afghanistan, Filipina, dan Kamboja. Seluruh pertandingan grup akan menggunakan format satu putaran sehingga setiap tim menjalani empat pertandingan untuk memperebutkan posisi teratas.

Indonesia baru memainkan pertandingan pertamanya pada 11 November dengan menghadapi Filipina. Setelah itu, Garuda Asia dijadwalkan melawan Kamboja pada 14 November, Afghanistan pada 17 November, sebelum menutup fase grup dengan menghadapi tuan rumah Myanmar pada 20 November.

Hanya juara grup yang lolos langsung ke putaran final Piala Asia U-17 2027. Karena itu, hasil setiap pertandingan menjadi penting bagi Indonesia, terlebih jadwal membuat mereka harus memainkan empat pertandingan dalam rentang sembilan hari.

Rekam Jejak Indonesia Jadi Modal

Indonesia memiliki pengalaman positif pada Piala Asia U-17 2025. Saat itu, Garuda Asia menjadi juara Grup C setelah menyapu tiga pertandingan dengan kemenangan atas Korea Selatan, Yaman, dan Afghanistan sebelum tersingkir di perempat final setelah kalah 0-6 dari Korea Utara.

Pencapaian tersebut sekaligus membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia U-17 2025. Tiket itu didapat karena delapan tim yang mencapai perempat final Piala Asia U-17 2025 otomatis mendapatkan tempat di Piala Dunia kelompok usia tersebut.

Namun, catatan pada edisi berikutnya tidak sama. Indonesia kembali tampil di Piala Asia U-17 2026, tetapi gagal melaju ke perempat final setelah berada di dasar Grup B dengan tiga poin. Salah satu hasil yang dicatat Indonesia adalah kemenangan 1-0 atas Tiongkok, sementara laga lainnya berakhir dengan kekalahan dari Qatar dan Jepang.

Karena itu, persiapan di bawah Nascimento menjadi bagian dari proses pembentukan skuad baru untuk menghadapi kualifikasi 2027. Hasil uji coba melawan Bahrain dapat menjadi bahan evaluasi sebelum pemain memasuki rangkaian pertandingan kompetitif.

Belajar dari Keberhasilan Indonesia U-20

Pengalaman kelompok usia di atasnya juga dapat menjadi referensi bagi Timnas Indonesia U-17. Timnas Indonesia U-20 lebih dulu mengamankan tiket ke putaran final Piala Asia U-20 2027 setelah menjadi juara Grup H Kualifikasi di Laos.

Garuda Nusantara mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan. Setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia, Indonesia menang 3-0 atas Laos dan menutup kualifikasi dengan kemenangan 2-0 atas Australia.

Kemenangan atas Australia memastikan Indonesia finis di posisi pertama Grup H sekaligus meraih tiket ke putaran final Piala Asia U-20 2027. Dua gol dalam pertandingan tersebut dicetak Theodore Evan Leeming pada menit ke-28 dan Amar Brkic pada masa tambahan waktu.

Catatan tersebut menunjukkan pentingnya hasil pertandingan sejak fase kualifikasi. Bagi Timnas Indonesia U-17, target serupa akan mulai dikejar ketika pertandingan Grup A Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 digelar di Myanmar pada November.

Empat Laga Menentukan di Grup A

Indonesia akan mengawali perjuangan melawan Filipina pada 11 November. Tiga pertandingan berikutnya menghadirkan Kamboja, Afghanistan, dan Myanmar yang berstatus tuan rumah Grup A.

Sebelum pertandingan resmi tersebut berlangsung, hasil 1-1 melawan Bahrain menambah pengalaman internasional bagi skuad yang sedang dibentuk Nascimento. Laga tertutup itu sekaligus menjadi salah satu kesempatan terakhir bagi tim pelatih untuk mengevaluasi pemain sebelum persaingan menuju Uzbekistan dimulai.

Putaran final Piala Asia U-17 2027 dijadwalkan berlangsung di Uzbekistan pada 12-29 Mei 2027. Tujuh juara grup kualifikasi akan bergabung dengan sembilan negara yang telah lebih dulu mendapatkan tiket ke putaran final melalui jalur Piala Dunia U-17 2026.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online