Pajak Penghasilan Toko Online Dimajukan 1 Oktober, Ini Penjelasan DJP
PPh marketplace dimajukan menjadi 1 Oktober 2026. DJP menyebut keputusan itu diambil karena kesiapan teknis empat platform.
Ivan Febrianto (kiri) berfoto bersama kiper PSIM Jogja musim lalu./Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Pandemi Covid-19 membuat pergerakan penjaga gawang PSIM Yogyakarta Ivan Febrianto terbatas. Akibatnya dia harus menjalani latihan mandiri karena jika berlatih bersama pemain lain di tempat terbuka, dia takut kena razia. Hal tersebut berdampak pada naiknya bobot badan kiper berusia 28 tahun itu.
"Kalau memaksakan latihan [bersama] takutnya dibubarkan Satpol PP atau warga setempat, kan tidak enak," kata Ivan saat menjadi narasumber di Nina Nugroho Solution dengan tema Apa Kabar Sepak Bola Indonesia via live Instagram @ninanugrohostore, Rabu (15/7/2020).
Kiper asal Semarang itu mengaku saat ini menunggu perkembangan dari tim maupun pemerintah terkait dengan kepastian kapan bisa latihan bersama seperti sebelum pandemi, berikut dengan protokol kesehatannya.
"Kalau sudah ada prosedurnya, nanti secepatnya akan kumpul lagi bersama tim. Kami akan memberikan yang terbaik untuk masyarakat Jogja," kata Ivan.
Lantaran belum bisa latihan bersama dan dipantau langsung jajaran pelatih, Ivan Febrianto mengaku berat badannya mulai naik. Kondisi tersebut sebenarnya tidak diinginkan, namun realistasnya tetap terjadi.
"Sekarang [berat badan] mungkin sedikit naik karena untuk latihan harus menunggu ada komunitas dan tidak bisa rutin dua kali sehari. Sekarang 76 [kg], kalau dulu 73 [kg]," ujar dia.
PSIM Jogja merupakan kontestan kompetisi Liga 2 musim ini. Sebagai salah satu tim yang memiliki sejarah panjang pada persepakbolaan nasional, jelas tim yang berjuluk Laskar Mataram ini ingin naik ke Liga 1. "Musim ini di Liga 1 tidak ada degradasi, tapi tim dari Liga 2 ada jatah yang ke Liga 1," kata Ivan.
Terkait dengan gaji, Ivan mengaku sama dengan tim lain di masa pandemi ini. Tidak ada klub yang membayar gaji pemain secara utuh. Di Laskar Mataram, gaji pemain pun hanya dibayarkan sebesar 25%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PPh marketplace dimajukan menjadi 1 Oktober 2026. DJP menyebut keputusan itu diambil karena kesiapan teknis empat platform.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Cek Kesehatan Gratis atau CKG telah menjangkau 99,1 juta jiwa pada 2026 dan ditargetkan mencapai 130 juta jiwa.
Buruh masih mengawal 10 isu dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, mulai dari upah, PHK, outsourcing hingga JKP.