Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Persija Jakarta, akan berkandang di Bantul pada lanjutan Liga 1 2020./Instagram @persija
Harianjogja.com, JOGJA—Kasus positif Covid-19 di DIY bertambah tinggi tiap hari dalam beberapa pekan terakhir. Situasi ini tak menghalangi DIY sebagai maskas sejumlah klub dalam lanjutan Liga 1 2020 yang akan dimulai pada 1 Oktober nanti. Seluruh pertandingan akan berlangsung tanpa penonton.
Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan telah mengizinkan PT LIB, perusahaan pengelola, Liga 1 untuk menjadikan DIY sebagai homebase bagi sejumlah klub luar Jawa. “Kami sudah perbolehkan untuk dilaksanakan di Jogja, tapi tanpa penonton,” ujarnya, Rabu (23/9/2020).
BACA JUGA: Terbiasa Minum Bensin, Buruh Tani Perkosa 3 Gadis Belia di Kuburan China
PSM Makasar, Bali United, dan Persija Jakarta akan berkandang di Stadion Sultan Agung Bantul. Adapun Persiraja Banda Aceh, Borneo FC, dan Barito Putera di Stadion Maguwoharjo, bersama PSS Sleman.
Selain sepak bola, terdapat dua kompetisi olah raga lainnya yang juga akan diselenggarakan di DIY, yakni basket dan pacuan kuda. Pemda DIY telah meminta panitia masing-masing untuk menjalankan protokol kesehatan dan meniadakan kerumunan secara ketat.
Sekda DIY berpesan agar mekanisme kedatangan kontingen diatur. sebaiknya datang ke Jogja menyesuaikan dengan jadwal kompetisi masing-masing.
BACA JUGA: Enam Pedagang Positif, Pasar Pripih Kulonprogo Ditutup Sementara
“Kalau ada supporter nekat masuk yang jelas panitia yang kena sanksi pertama. Kalau ada yang melanggar protokol kesehatan sesuai yang disepakati kami akan hentikan kompetisinya,” ujar dia.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengadakan nobar secara beramai-ramai di satu lokasi, misalnya rumah makan. Penyelenggara nobat bisa dikenai sanksi berupa penutupan sementara sesuai dengan Pergub No. 77/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.
BACA JUGA: Epidemiolog UGM: Cegah Transmisi Covid-19, Mobilitas Penduduk Harus Dihentikan
Klub yang sedang tidak bertanding diminta untuk tidak berada di stadion untuk meminimaliskan kerumunan.
Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan HB X juga telah mengizinkan bergulirnya beberapa kompetisi olahraga di DIY, dengan protokol kesehatan ketat. “kalau saya silakan saja enggak ada masalah. Yang penting diatur saja protokol kesehahataannya,” ungkapnya.
Dalam sepekan terakhir, penambahan kasus positif Covid-19 di provinsi ini selalu di atas angka 50.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.
Turki vs Italia di Nations League 2026 digelar di Bursa. Simak jadwal, kondisi pemain, perkiraan susunan, dan rekor pertemuan kedua tim.
Presiden Prabowo Subianto memberhentikan sementara Wagub Babel Hellyana terkait kasus pidana. Gubernur kini menjalankan tugas wakil gubernur.
Seluruh kabupaten/kota di DIY mengajukan tambahan kuota Pertalite ke BPH Migas menjelang libur Nataru 2026.