Adi Prayitno Ungkap Modal PPP untuk Bangkit di Pemilu 2029
Adi Prayitno menilai PPP punya modal politik dari elektabilitas 3,4 persen untuk memperkuat mesin partai menuju Pemilu 2029.
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-Yong memimpin latihan perdana di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (14/2/2020)./JIBI-Bisnis.com-Eusebio Chrysnamurti
Harianjogja.com, JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong harus menunggu lebih dari satu tahun untuk mencatat debut di kompetisi resmi FIFA bersama skuat Garuda.
Stadion Al Maktoum di Dubai, Uni Emirat Arab, Kamis pukul 23.45 WIB akan menjadi saksi momen bersejarah tersebut. Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand dalam lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.
Shin Tae-yong tentu tidak ingin saat spesialnya ternoda kekalahan. Apalagi, dia memang tipe juru taktik yang sulit menerima hasil negatif.
Pria asal Korea Selatan (Korsel) itu pun ingin para pemainnya memiliki mentalitas serupa.
"Pemain tidak boleh terbiasa dengan kekalahan," ujar Shin.
Demi mewujudkan harapan, Shin Tae-yong menempa para pemainnya dengan latihan keras. Tidak ada yang boleh bermalas-malasan. Tak ada tempat bagi pelanggar aturan.
Bek Nurhidayat Haji Haris jadi "korban" terbaru Shin. Pesepak bola berusia 22 tahun yang sempat jadi bintang di timnas U-19 tersebut dipulangkan dari Dubai karena indisipliner. Shin tak memandang ketenaran, semua pemain sama.
Fisik dan mental pemain timnas ditempa secara bersamaan oleh Shin. Belakangan intensitas latihan ditingkatkan karena para personel timnas mayoritas baru menjalankan ibadah puasa. Kebugaran tubuh mereka yang kurang asupan gizi sempat dikeluhkan Shin.
Tantangan semakin besar karena keterbatasan kompetisi sepak bola dalam negeri akibat pandemi Covid-19.
Shin Tae-yong sebenarnya menyadari bahwa apapun hasil dari laga kontra Thailand tidak akan berpengaruh apa-apa bagi skuadnya yang dipastikan tidak lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Namun, pertandingan tetaplah pertandingan. Kompetisi. Jika mental dan fisik lemah, akan tergilas. Sebagai warga Korsel, Shin Tae-yong tentu sangat menyadari hal itu.
Sejarah Korsel tak bisa dilepaskan dari perang dan perang. Negara itu pernah diinvasi Jepang, lalu mulai 1950 terlibat pertempuran dengan saudara serumpun di utara yang tensinya belum menurun sampai saat ini.
Kedisiplinan dan semangat pantang menyerah dari penduduk Korsel-lah yang membuat negeri itu kini sangat maju, keluar dari kemiskinan dan kehancuran.
Shin Tae-yong tidak mau hal serupa terjadi kepada timnas Indonesia. Garuda sudah terluka di Kualifikasi Piala Dunia 2022, selalu kalah pada lima pertandingan sebelumnya di Grup G.
Belum lagi catatan melawan Thailand sangat tidak baik. Dalam 10 tahun terakhir, Indonesia hanya satu kali menundukkan Thailand yaitu pada leg pertama final Piala AFF 2016 dengan skor 2-1.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Adi Prayitno menilai PPP punya modal politik dari elektabilitas 3,4 persen untuk memperkuat mesin partai menuju Pemilu 2029.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.
Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda selanjutnya menghadapi Malaysia dan Bangladesh di Grup A.
Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal pada usia 73 tahun di Jakarta.
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.