5.000 Lele Mati di Kolam KDMP Boyolali, Diduga Diracun
Polisi menyelidiki dugaan peracunan yang menyebabkan 5.000 lele di kolam KDMP Boyolali mati. Barang bukti dan sampel air telah diamankan.
Para pemain Bali United, juara Liga 1 2019, tengah berlatih./BaliUtd.com
Harianjogja.com, JAKARTA - PT Bali Bintang Sejahtera Tbk. (BOLA) terus melakukan ekspansi. Emiten pengelola klub Bali United ini mendirikan anak usaha baru.
Dilansir dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten berkode saham BOLA ini mendirikan anak usaha dengan nama PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi. BOLA memiliki saham sebesar 90 persen atau Rp3,6 miliar dan telah melakukan setoran modal awal secara penuh pada 22 September 2021.
Corporate Secretary BOLA Yohanes Ade Bunian Moniaga menuturkan, anak perusahaan ini bergerak di bidang aktivitas holding, informasi dan komunikasi, serta aktivitas profesional, ilmiah dan teknis.
"Melalui anak perusahaan, perseroan berencana melakukan investasi di bisnis-bisnis teknologi berbasis ekonomi baru," kata Yohanes, Jumat (24/9/2021).
Dia memastikan, pendirian anak perusahaan ini tidak akan berdampak negatif yang signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan.
Sebagai informasi, hingga paruh pertama 2021, BOLA membukukan pendapatan sebesar Rp35,43 miliar. Jumlah ini turun 22,7 persen dari Rp45,84 miliar secara tahunan atau year on year (yoy).
Segmen manajemen klub komersial yang tahun lalu mencetak pendapatan Rp36,94 miliar, tahun ini hanya mencatatkan pendapatan Rp7,30 miliar di paruh pertama.
Akan tetapi, segmen pendapatan baru dari BOLA, yaitu video streaming, menambal pemasukan hingga Rp17,22 miliar. Adapun pemasukan dari pihak berelasi menyumbang Rp1,8 miliar dari total pemasukan BOLA.
Meskipun pendapatan terkoreksi, BOLA masih mencatatkan laba bersih sebesar Rp72,09 miliar. Jumlah tersebut melampaui total pendapatan semester I/2021.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Polisi menyelidiki dugaan peracunan yang menyebabkan 5.000 lele di kolam KDMP Boyolali mati. Barang bukti dan sampel air telah diamankan.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.