Polri Kerahkan Tim SAR dan 10 K-9 Cari Korban Gempa NTT
Polri mengirim 21 personel SAR, 10 anjing K-9, logistik 2,5 ton, dan Wi-Fi portable untuk membantu pencarian korban gempa NTT.
PON 2020/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Tim Provinsi Papua menggondol medali emas cabang olahraga futsal PON XX setelah pada final menang dengan agregat 4-2 atas Jawa Barat (Jabar), Minggu (3/10/2021).
Pertandingan babak final futsal PON XX Papua berlangsung di arena Gor Futsal Kabupaten Mimika, Jalan Poros SP2-SP5 dimulai pukul 15.00 WIT dihadiri sekitar 800 hingga seribuan orang penonton yang didominasi suporter tuan rumah.
Mengawali babak pertama, Tim Papua langsung mengambil inisiatif serangan dan hanya sesekali dibalas Tim Jabar.
Anak asuh pelatih Daud Hendri Arim langsung unggul 1-0 pada menit ke-5 melalui kaki M Najib.
Permainan Jabar yang diasuh pelatih kepala Panca Pauji tampak kocar-kacir dan kurang terorganisir dengan baik menghadapi gempuran tim Papua yang dikomandani oleh Pieter Everardus Masriat selaku kapten.
Berselang tiga menit kemudian Papua menambah keunggulan menjadi 2-0 melalui sontekan Pieter Marcelino Ireuw.
Tertinggal dua gol, Jabar mulai bermain menekan pertahanan Papua.
Gol yang ditunggu-tunggu tim Jabar akhirnya tercipta pada menit ke-18 melalui Armia Zainul Almaragi.
Hingga akhir babak pertama Papua tetap menjaga keunggulan 2-1 atas Tim Jabar.
Memasuki babak kedua, Tim Jabar terus menggempur pertahanan Tim Papua dan pada ke-23 kapten Tim Jabar Rio Pangestu Putra mencetak gol penyama kedudukan menjadi 2-2.
Tensi pertandingan cukup tinggi, beberapa kali pemain kedua tim terlibat friksi kecil di lapangan.
Meski terus ditekan tim Jabar, tim Papua malah mampu mencetak gol ketiga melalui kaki pemain FX Mikus sehingga mengubah kedudukan menjadi 3-2 untuk keunggulan Tim Papua.
Menjelang akhir babak kedua, Tim Jabar akhirnya menerapkan pola permainan \'power play\' untuk mengejar gol penyama kedudukan.
Petaka menimpa tim Jabar setelah kapten tim Rio Pangestu Putra menerima kartu merah langsung dari wasit yang memimpin pertandingan lantaran dinilai melakukan pelanggaran berat terhadap pemain Papua Ardiansyah Runtuboy.
Para ofisial dan pemain tim Jabar sontak memprotes keras keputusan sang pengadil.
Akibatnya salah satu staf pelatih tim Jabar diganjar kartu kuning oleh wasit.
Unggul dalam jumlah pemain membuat tim Papua kembali menambah gol melalui kaki Brian Ick.
Kedudukan 4-2 untuk keunggulan Papua tetap dipertahankan hingga akhir pertandingan.
Dengan hasil itu, tim Papua berhak meraih medali emas, sementara Jabar hanya meraih medali perak. Adapun medali perunggu menjadi milik tim Nusa Tenggara Barat (NTB) setelah dalam pertandingan perebutan juara ketiga pada Minggu siang membekuk Jawa Timur dengan skor telak 5-1.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polri mengirim 21 personel SAR, 10 anjing K-9, logistik 2,5 ton, dan Wi-Fi portable untuk membantu pencarian korban gempa NTT.
Upah kupas bawang Rp700.000 per kilogram disebut Prabowo. Di Pasar Legi Solo, jasa kupas bawang ternyata sekitar Rp2.000 per kilogram
BRIN mematangkan N219 dan N219A untuk mendukung visi ambulans terbang Prabowo, termasuk evakuasi medis di wilayah sulit.
SBY meminta maaf tak menghadiri HUT Ke-81 RI karena menjalani pemeriksaan kesehatan di Mayo Clinic, AS, dan dijadwalkan kembali September.
Enam pelabuhan di NTT terdampak gempa, termasuk Labuan Bajo. Kemenhub melakukan pemeriksaan untuk memastikan keamanan fasilitas.
Sebanyak 61 mahasiswa KKN UMY di NTT aman setelah gempa M7,7. Mereka dievakuasi ke perbukitan menyusul peringatan tsunami.