Hilirisasi Nikel RI Masuk Babak Baru, Bidik Ekosistem Baterai
Indonesia menguasai 41% produksi nikel olahan dunia. Pemerintah mendorong hilirisasi berlanjut ke ekosistem baterai.
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie/Twitter BWF
Harianjogja.com, JAKARTA – Indonesia akhirnya berhasil membawa pulang Piala Thomas ke-14 kalinya setelah menundukan China dengan perolehan skor 3-0. Sekadar informasi, partai final Thomas Cup 2020 telah digelar pada hari ini Minggu 17 Oktober 2021 pukul 13.00 waktu setempat atau 18.00 WIB di Ceres Arena, Aarhus, Denmark.
Pada pertandingan pertama, Anthony Ginting membawa Indonesia unggul 1-0 atas China usai mengalahkan Lu Guang Zu 18,21 21-14, 21-16 di final Thomas Cup 2021 (Thomas Cup 2020) di Ceres Arena, Minggu (17/10) malam. Saling balas smash terjadi pada awal gim pertama yang membuat skor imbang 1-1. Namun, menurut pantauan Bisnis Lu Guang Zu mengambil inisiatif menyerang sejak awal.
Dalam beberapa momen Ginting kesulitan mengembalikan smes dari Lu. Namun, satu smes menyilang dari Lu yang menyangkut di net membuat skor imbang 5-5 yang memberikan momentum bagi Ginting untuk mendapatkan lebih banyak poin.
Selanjutnya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto turut memberikan poin untuk Indonesia menjadi 2-1 atas China dengan kemenangan dua gim langsung atas He Ji Ting/Zhou Hao Dong 21-12 dan 21-19 yang merupakan pertemuan pertama kedua pasangan.
Kemenangan Fajar/Rian di gim kedua sedikit tetunda setelah He/Hou meraih dua poin beruntun guna memperpendek selisih poin jadi 19-20. Namun, pengembalian bola He Ji Ting yang menyangkut di net membuat Fajar/Rian menutup laga dengan kemenangan 21-19. Indonesia unggul 2-0 atas China.
Sementara itu, kemenangan Jonatan Christie membawa angin segar bagi tim Indonesia dan membuat Indonesia berhasil mengakhiri laga dengan China dengan poin 3-0 setelah menundukkan Li Shi Feng dengan perolehan poin
Awal gim pertama partai kedua ini berlansung sengit. Kedua pasangan saling berbalas poin. Namun, smes dari Jonathan Christie ke titik kiri membuat dirinya unggul atas Li Shi Feng 11-6.
Namun, pengembalian bola yang gagal melewati net dari Li Shi Feng menyudahi gim pertama dengan keunggulan 21-14 untuk Jonathan Christie.
Di gim kedua Li Shi Feng sempat unggul dari Jonathan Christie dengan memanfaatkan beberapa kali smes menyilang yang mampu merubuhkan pertahanan dari Jonathan Christie sehingga dirinya unggul 11-3.
Adapun, dua poin beruntun yang diraih Li Shi Feng membuat Jonathan Christie belum dapat menutup permainan dengan perolehan hasil 21-20 atas Jonathan Christie.
Memasuki pertandingan ketiga, kedua pemain menunjukan impresif dengan saling menyambut dengan pukulan net. Namun, beberapa kali Jonathan Christie melakukan kesalahan yang membuat dirinya sedikit tertinggal dari Li Shi Feng dengan perolehan 9-11.
Kendati demikian, fokus Jonathan Christie terlihat kembali dengan melepaskan smes-smes akurat yang menembus pertahanan dari Li Shi Feng. Akhirnya, kemenangan berhasil diukir oleh Indonesia dengan perolehan skor akhir 21-14 melalui smes menyilang dari Jonathan Christie.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Indonesia menguasai 41% produksi nikel olahan dunia. Pemerintah mendorong hilirisasi berlanjut ke ekosistem baterai.
Kasus kebakaran di Jogja mencapai 62 kejadian hingga Agustus 2026. Baru 20 kampung memiliki hidran dan 11% RT dilengkapi APAR.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 9-2 atas Bangladesh dan mengungguli Malaysia yang menang 6-0 atas Singapura.
Supermarket bangunan dan elektronik di Berbah terbakar Kamis siang. Sekitar 20 armada damkar dikerahkan, ratusan kendaraan ikut terbakar.
Cek jadwal SIM Keliling Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.