Debut Rehan-Melati di Indonesia Masters Berakhir dengan Kekalahan

Jumali
Jumali Sabtu, 05 September 2026 17:57 WIB
Debut Rehan-Melati di Indonesia Masters Berakhir dengan Kekalahan

Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daeva Oktavianti/ Instagram: Badminton.Ina

Harianjogja.com, JOGJA— Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daeva Oktavianti belum mampu meraih kemenangan dalam debut mereka sebagai pasangan baru di Indonesia Masters 2026.

Pasangan Indonesia tersebut harus mengakui keunggulan wakil China, Liao Pin Yi/Zhang Jia Han, dalam pertandingan yang berlangsung Sabtu (5/9/2026).

Rehan/Melati kalah dua gim langsung dengan skor 18-21, 18-21.

Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi Rehan dan Melati yang baru pertama kali tampil sebagai pasangan.

Melati menilai pertandingan melawan pasangan China memberikan pelajaran berharga bagi mereka. Menurutnya, kualitas pemain China, baik di level junior maupun senior, membuat setiap pertandingan menjadi tantangan tersendiri.

“Pasti kita semua tahu pemain China, mau junior atau senior, semuanya punya kualitas yang sangat bagus. Ini jadi satu pelajaran buat kami sebagai partner baru. Di permainan tadi kelihatan banget kekurangan kami di mana dan itu yang akan dievaluasi dan diperbaiki ke depan,” kata Melati Daeva Oktavianti dalam keterangan resmi PBSI, Sabtu (5/9/2026).

Terlambat Membaca Perubahan Pola Lawan

Melati mengungkapkan Rehan/Melati sebenarnya sempat mampu unggul dalam permainan.

Namun, Liao Pin Yi/Zhang Jia Han kemudian mengubah pola permainan. Pasangan Indonesia dinilai terlambat merespons perubahan tersebut sehingga kehilangan momentum.

Situasi itu juga membuat Rehan/Melati melakukan sejumlah kesalahan sendiri.

“Setelah kami unggul di gim pertama dan kedua, mereka mengubah pola permainan dan kami terlambat beradaptasinya jadi banyak melakukan kesalahan sendiri,” ujarnya.

Kekalahan tersebut sekaligus menunjukkan sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jika Rehan dan Melati kembali dipercaya bermain bersama.

Sebagai pasangan baru, keduanya masih membutuhkan waktu untuk membangun pemahaman permainan, komunikasi, serta kemampuan beradaptasi ketika menghadapi perubahan strategi lawan.

Masa Depan Pasangan Masih Menunggu Keputusan Pelatih

Sementara itu, Rehan mengaku belum mengetahui bagaimana kelanjutan duetnya bersama Melati setelah Indonesia Masters 2026.

Ia menyerahkan keputusan mengenai masa depan pasangan tersebut kepada tim pelatih.

“Untuk sekarang kami belum tahu ke depannya akan seperti apa dan ini baru debut juga. Kita tunggu saja bagaimana keputusan pelatih, yang pasti kami akan fokus terus menutup kekurangan dan menambah kelebihan,” kata Rehan Naufal Kusharjanto.

Dengan demikian, Indonesia Masters 2026 menjadi pengalaman awal bagi Rehan/Melati untuk mengukur kekuatan mereka sebagai pasangan baru.

Kekalahan dari Liao Pin Yi/Zhang Jia Han menjadi catatan yang dapat digunakan untuk mengevaluasi permainan sebelum menentukan langkah selanjutnya.

Rehan dan Melati pun masih harus menunggu keputusan tim pelatih mengenai kelanjutan duet tersebut.

Terlepas dari hasil debut, keduanya sepakat menjadikan pertandingan ini sebagai kesempatan untuk mengetahui kekurangan sekaligus memperbaiki aspek permainan yang masih belum maksimal.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online