Diserang Buzzer karena Kritik Pemerintah, Ini Tanggapan Jonatan Christie

Aliftya Amarilisya
Aliftya Amarilisya Selasa, 07 Desember 2021 18:47 WIB
Diserang Buzzer karena Kritik Pemerintah, Ini Tanggapan Jonatan Christie

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie/Twitter BWF

Harianjogja.com, SOLO - Jonatan Christie diserang buzzer dengan tagar #AtletHarusPaham lantaran mengkritik pemerintah yang tak kunjung memberikan bonus atas keberhasilan Tim Merah-Putih dalam membawa pulang Piala Thomas.

Tak sedikit dari mereka yang menyebutnya sebagai atlet mata duitan dan hanya menginginkan bonus. Merasa apa yang dituduhkan sama sekali tak benar, Jonatan Christie lantas angkat bicara.

"[Mereka yang] menilai saya, atau ada beberapa atlet, yang dalam tanda kutip mata duitan lah, pengin bonusnya ajalah, nggak mikirin prestasi lah, maaf kalian tuh salah banget," ucap pebulu tangkis yang akrab disapa Jojo itu, dikutip dari kanal Youtube Narasi Newsroom, Selasa (7/12/2021).

Jojo lalu mengatakan selama ini banyak atlet yang kurang mendapatkan penghargaan dengan layak. Dia pun hanya menuntut adanya apresiasi dari pihak-pihak terkait.

"Apresiasi langsung ke kita dari orang-orang yang memang saya rasa punya kewajiban untuk itu, itu saya rasa agak kurang sih," ucapnya.

Lebih jauh, dirinya juga mengungkap bahwa minimnya apresiasi turut terjadi di cabang olahraga lain.

"Saya rasa bukan hanya di bulu tangkis, karena di dunia olahraga ini banyak juga cabor-cabor lain yang saya rasa kurang mendapatkan perhatian yang selayaknyalah. Karena banyak, beberapa cabor lain yang saya pernah dengar juga, saya pernah lihat juga, juara dunia tapi ya seperti nggak ada apa-apanya," ucap Jojo.

Sebelumnya, melalui akun Twitter-nya, Jojo meng-quote cuitan bonus yang diberikan oleh pengusaha beras kepada pemain badminton yang memboyong Piala Thomas.

"Terima kasih Pak Billy atas \'APRESIASI\' yg sangat luar biasa ini. Bahkan sudah cair langsung," cuit Jojo.

Oleh pihak tertentu, cuitan tersebut lalu dianggap menyudutkan pemerintah, khususnya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Di sisi lain, kala itu Menpora Zainuddin Amali sempat menyebut Piala Thomas merupakan single event tidak bergengsi, sehingga tidak diusulkan untuk diberikan bonus pada mulanya.

Jojo dan atlet lain lalu diserang buzzer dengan meme dan kalimat yang tak sopan. Tak ingin tinggal diam, para pecinta bulu tangkis kemudian membalasnya dengan tagar #ApresiasiAtletBadminton.

Dalam cuitan-cuitannya, mereka mengingatkan bahwa perjuangan atlet dalam merebut kembali Piala Thomas tidaklah mudah dan turnamen tersebut merupakan kejuaran dunia beregu paling bergengsi di cabang olahraga bulu tangkis.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online