Tambang Emas Ilegal Longsor di Angola, 28 Penambang Tewas
Sebanyak 28 orang tewas dan dua lainnya hilang akibat longsor tambang emas ilegal di Angola barat laut, termasuk 13 korban dari satu keluarga.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong/PSSI
Harianjogja.com, JAKARTA - Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong meminta anak-anak asuhnya untuk tampil tenang saat menghadapi Malaysia pada laga pamungkas Grup B Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Minggu (19/12/2021), mulai pukul 19.30 WIB.
Dalam konferensi pers virtual yang diikuti di Jakarta, Sabtu, Shin menegaskan tidak ingin pemainnya lengah atau terpancing secara emosional mengingat pentingnya pertandingan tersebut untuk kedua kesebelasan. Indonesia dan Malaysia pun memiliki catatan rivalitas yang ketat di kawasan Asia Tenggara.
“Kalau mental pemain kuat, kami pasti mendapatkan hasil yang baik dari pertandingan melawan Malaysia. Kami tidak pernah tahu bagaimana nantinya situasi laga nanti, yang pasti saya mau pemain tidak lengah,” ujar juru taktik asal Korea Selatan tersebut.
Timnas Indonesia hanya membutuhkan setidak-tidaknya hasil imbang dari laga versus Malaysia untuk lolos ke semifinal Piala AFF 2020. Sementara Malaysia dapat melaju ke empat besar andai menang.
Saat ini, skuad "Garuda" memimpin klasemen sementara Grup B dengan tujuh poin. Vietnam berada persis di bawahnya dengan poin serupa tetapi kalah selisih gol. Malaysia bertengger di peringkat ketiga dengan enam poin, disusul Kamboja dan tim juru kunci, Laos.
Di luar lapangan, atmosfer laga Indonesia melawan Malaysia kerap “panas”. Terkini, saat kedua tim bersua tahun 2019 di Kualifikasi Piala Dunia 2022, baik di Jakarta maupun Kuala Lumpur di mana Indonesia kalah 2-3 serta 0-2, selalu terjadi kericuhan antarsuporter yang membuat pihak keamanan masing-masing negara turun tangan.
Shin Tae-yong sangat menyadari situasi yang dihadapinya. Meski memahami setiap risiko, Shin tetap percaya para pemainnya dapat memperlihatkan kemampuan terbaik di lapangan.
Latihan sudah dilakukan, begitu pula dengan analisis kekuatan serta kelemahan Malaysia. Skuad “Garuda” siap menjajal kekuatan “Harimau Malaya”.
“Kami sudah mempersiapkan diri dengan baik dan pemain sangat rileks. Semua personel skuad juga bugar. Kami tidak kalah kualitas dari Malaysia,” kata Shin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 28 orang tewas dan dua lainnya hilang akibat longsor tambang emas ilegal di Angola barat laut, termasuk 13 korban dari satu keluarga.
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
MR.D.I.Y. Art Competition 2026 hadir di Jogja lewat workshop seni. Seniman muda diajak berkarya dan tembus panggung internasional.