Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, E10 Dimulai pada 2027
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Pesepak bola Persis Solo Mochamad Shulton Fajar (kanan) melanggar pesepak bola Sriwijaya FC Engelberd Sani (kiri) dalam lanjutan Liga 2 babak 8 besar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (19/12/2021)./Antara-Asprilla Dwi Adha
Harianjogja.com, BOGOR—Sriwijaya FC kalah 0-2 dari Persis Solo dalam laga kedua babak delapan besar Liga 2 2021, Minggu (19/12/2021) malam. Sriwijaya FC memprotes wasit setelah Persis Solo mendapat penalti kedua dan berharap laga itu diusut.
Pemain Sriwijaya FC, Dedi Hartono, mengungkapkan kekecewaannya setelah menghadapi Laskar Sambernyawa. Dedi menyebut Sriwijaya FC tidak hanya menghadapi 11 pemain Persis Solo.
BACA JUGA: Tunjuk I Putu Gede Jadi Pelatih, Ini Target PSS di Akhir Musim
“Terima kasih, pertandingan ini pertandingan berat. Di lapangan kami tidak hanya melawan 11 pemain itu, tetapi itulah sepak bola. Kami harus terima, 90 menit sudah berakhir. Kami kalah dan banyak kejadian tidak wajar di lapangan dari wasit seperti itu,” kata dia.
Dedi mengatakan saat memprotes wasit di dekat wasit, ia mencium bau sesuatu yang tidak ia ketahui. Para pemain sudah berjuang keras dan ia berharap berkah ke depan.
Pelatih Sriwijaya FC, Nil Maizar, mengatakan tidak mau berkomentar dengan keputusan wasit dalam laga yang dipimpin wasit Juhandri Setiana asal Kalimantan Barat. Nil mengatakan Komite Wasit seharusnya sudah memberi tindakan.
“Ya Allah Ya Rabb saya tidak mau komentar, laws of the game tidak jalan. Tapi itulah sepak bola, hanya satu pesan saya apa yang diperbuat suatu kali akan kembali kepada dirimu kapan dengan cara berbeda,” kata Nil.
Ia mengatakan tidak ingin mencari-cari alasan setelah kekalahan itu. Namun, tiga juta penduduk Sumatra Selatan pasti menyaksikan laga itu dan tentunya berkomentar tidak bagus.
BACA JUGA: Lawan PSIM Jogja, PSMS Medan Ibaratkan Bermain di Partai Final
“Semoga nanti diusut lah, sedih. Saya bangga dengan pemain yang berjuang 90 menit,” kata dia.
Nil mengatakan tetap optimistis bisa memetik hasil bagus di laga terakhir dan bisa melaju ke semifinal. Nil sempat melakukan aksi salto saat babak pertama hampir berakhir. Nil menyebut hal itu sekadar gaya saja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.
Cek desil bansos 2026 lewat HP menggunakan NIK. Kenali 5 desil prioritas PKH, BPNT, Sembako, dan BLT Kesra Rp900.000.