Tak Hanya Kanjuruhan, Stadion Lain Juga Bakal Direnovasi
Selain Stadion Kanjuruhan, Kementerian PUPR akan melakukan renovasi terhadap sejumlah stadion sepak bola di beberapa daerah.
Pemain Manchester City mengangkat trofi Liga Premier musim ini./Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA – Manchester City berhasil kembali menjuarai Liga Inggris secara dramatis di pekan terakhir kompetisi. Terdapat sejumlah kesamaan situasi yang dialami oleh klub asal Kota Manchester tersebut pada dua dekade silam.
Musim ini, Manchester City berhasil menjadi juara Liga Inggris setelah melumat Aston Villa dengan skor 3-2. Klub asuhan Pep Guardiola itu harus susah payah meraih kemenangan setelah sempat tertinggal 0-2 dari klub asuhan Steven Gerrard hingga menit ke-76.
City berhasil membalikkan kedudukan melalui dua gol Ilkay Gundogan dan satu gol dari Rodri, setelah kebobolan lebih dulu sebanyak dua gol oleh Matthew Cash dan Phillipe Coutinho.
Adapun, secara sepintas, nasib yang dialami oleh klub berwarna kebesaran biru tersebut serupa dengan musim 2011-2012.
BACA JUGA: BREAKING: Dramatis, Manchester City Juarai Liga Inggris
1. Bersaing hingga laga terakhir
Kala itu City harus bersaing hingga pekan terakhir untuk menjadi juara. Pada musim itu, City harus bersaing dengan rival sekotanya Manchester United. Keduanya memiliki poin yang sama hingga pekan ke-37, dengan keunggulan City dari sisi selisih gol.
Bedanya pada saat ini, City harus bersaing dengan Liverpool untuk menjadi juara. Kedua klub itu hingga pekan terakhir hanya berselisih satu poin dengan keunggulan City.
2. Skor 3-2
Sama dengan musim ini, saat musim 2011-2012, City juga mengunci juara di pekan terakhir dengan skor kemenangan 3-2. Hanya saja di musim 2011-2012, City harus menunggu hingga injury time untuk mencetak gol kemenangan.
Sementara itu, pada musim ini, fans City tak perlu deg-degan sampai fase tambahan waktu babak normal untuk memastikan klubnya juara.
3. Come back
Sebelum merengkuh trofi Liga Premier musim ini, City harus rela tertinggal dulu dari Aston Villa. Begitu pula di musim 2011-2012, City juga harus tertinggal dulu dengan skor 2-1 dari Queens Park Rangers (QPR) pada waktu normal sebelum akhirnya Edin Dzeko dan Sergio Aguero mencetak gol pada menit 92 dan 94 masa injury time.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Selain Stadion Kanjuruhan, Kementerian PUPR akan melakukan renovasi terhadap sejumlah stadion sepak bola di beberapa daerah.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Kementan pastikan stok hewan kurban 2026 surplus 891 ribu ekor. Pasokan aman, harga terkendali jelang Iduladha.
Prabowo menyaksikan penyerahan Rp10,27 triliun hasil penertiban kawasan hutan. Dana ini bisa renovasi 5.000 puskesmas.