Profil Perry Warjiyo, Arsitek QRIS yang Mundur dari BI
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI
Francesco Bagnaia / Reuters- John Nazca
Harianjogja.com, SAN PIERO – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia berhasil menjadi juara di MotoGP Italia 2022, Minggu (29/5/2022) malam. Capaian juara ini dinilai oleh pembalap berusia 25 tahun ini sebagai hal luar biasa. Sebab, selain menang di kandang sendiri, Bagnaia mengakui cukup sulit untuk meraih kemenangan di Sirkuit Mugello.
“Kami bekerja sangat baik sepanjang akhir pekan dan setelah awal yang tidak terlalu bagus, saya berhasil menang pada akhirnya. Kondisinya tidak semudah itu,” ujar Francesco Bagnaia, Senin (30/5/2022).
“Kemarin level grip lebih tinggi. Hujan pada malam hari mungkin telah membersihkan trek terlalu banyak. Itu lebih sulit untuk mengatur ban belakang,” imbuhnya.
“Saya hanya mencoba untuk pintar dengan ban. Ini sulit karena orang-orang di depan Anda selalu menekan,” sambungnya.
“Saya hanya mengambil keuntungan dari Ducati yang hebat di slipstream dan pintar dengan ban,” tambah Bagnaia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Speedweek
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI
Kemensos mencoret 880 penerima bansos di Sukoharjo yang terindikasi bermain judi online. DPRD meminta langkah tegas menjadi efek jera.
DPRD Bantul meminta seleksi Pilur 2026 berlangsung transparan dan objektif jika bakal calon lurah melebihi lima orang di satu kalurahan.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi meminta perguruan tinggi mengintegrasikan sains, agama, dan Pancasila untuk mencetak SDM unggul.
Kredivo menghentikan sementara penagihan dan menonaktifkan debt collector usai dugaan pelanggaran penagihan di Purworejo.
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.