Sulit Menikmati Uang Meski Sudah Mapan? Mungkin Ini Penyebabnya
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
Logo Liga 1 - Ist
Harianjogja.com, MALANG — Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengaku tidak mempermasalahkan absennya suporter PSS saat laga melawan Arema FC, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (5/8/2022) pukul 20.30 WIB.
Meski tidak mendapatkan dukungan langsung dari suporter PSS Sleman, pelatih asal Kalasan itu berharap keberadaan Aremania yang akan memenuhi Stadion Kanjuruhan bisa menambah motivasi pemain PSS untuk bermain lebih baik.
“Keberadaan Aremania nantinya semoga bisa beri motivasi buat kami. Kalau enggak bisa hadir [suporter PSS Sleman], harapan saya support kami terus, doakan kami untuk melewati kompetisi tahun ini lebih baik dari tahun kemarin,” kata Seto, saat konferensi pers jelang laga, Kamis (4/8/2022).
Pertemuan antara PSS Sleman dengan Arema FC kali ini adalah pertemuan ke-7 sejak 2015. Di mana, dari enam kali pertemuan, 4 kali Arema menang atas PSS Sleman, sisanya dua kali PSS Sleman menang atas Arema FC.
Seto mengungkapkan, sampai saat ini timnya terus mewaspadai motivasi dan bola set piece (mati) dari Arema FC.
“Motivasi untuk menjuarai kompetisi dari Arema FC ini harus membuat kami waspadai. Apalagi mereka main di kandang, dan Arema dalam tren positif. Di mana, mereka juga baru saja menjadi juara Piala Presiden 2022. Di tambah, tidak banyak melakukan perubahan pemain, dan pemain baru yang bergabung dengan mereka juga cukup mumpuni,” kata Seto.
Selain motivasi, pelatih asal Kalasan itu mengungkapkan, timnya juga mewaspadai beberapa hal dari Arema FC. Arema FC selama ini dikenal memiliki keberuntungan yang cukup baik saat berlaga. Tidak sampai disitu, Singo Edan juga dikenal memiliki kelebihan dalam bola set piece.
“Bola-bola set piece (mati) ini yang kami antisipasi. Mudah-mudahan pemain tidak banyak melakukan pelanggaran. Mudah-mudahan juga mereka tidak lupa apa yang kami minta di lapangan,” harap Seto.
Sementara pemain PSS Sleman, Dedy Gusmawan berharap pada laga melawan Arema FC bisa tampil maksimal dan menjalankan instruksi pelatih.
“Ini tantangan buat kami, apalagi main di Malang,” terang Dedy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
Mengenal sejarah Gedung Agung Jogja, dari era kolonial Belanda hingga menjadi saksi perjuangan kemerdekaan dan pusat agenda kenegaraan.
Khalyana Zahira, siswi MAN 1 Lubuklinggau, berhasil menjadi Paskibraka Nasional 2026 dan bertugas pada upacara HUT ke-81 RI.
Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran harus berjalan beriringan dalam Malam Tirakatan HUT ke-81 RI.
Sebanyak 683 dari 794 BTS terdampak gempa NTT telah pulih. Komdigi mencatat 111 site masih mengalami gangguan.
Simak jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo pada Senin 17 Agustus 2026, lengkap dengan jam keberangkatan dari Tugu dan Kutoarjo.