Mancini Puas Italia Tahan Prancis 1-1 di Nations League

Jumali
Jumali Sabtu, 03 Oktober 2026 12:47 WIB
Mancini Puas Italia Tahan Prancis 1-1 di Nations League

Pertandingan antara Italia vs Prancis di UEFA Nations League /Instagram: azzurri

Harianjogja.com, JOGJA— Pelatih Italia Roberto Mancini menilai hasil imbang 1-1 melawan Prancis dalam UEFA Nations League menjadi perkembangan positif bagi Gli Azzurri. Italia mampu membawa pulang satu poin dari Stade de France setelah sempat tertinggal melalui gol Michael Olise sebelum Alessandro Bastoni menyamakan kedudukan.

Mancini melihat penampilan tersebut sebagai bagian dari proses Italia membangun kembali performanya setelah hasil yang tidak konsisten pada pertandingan sebelumnya. Menurutnya, menghadapi Prancis yang diperkuat banyak pemain berkualitas memberikan pengalaman penting bagi skuadnya.

"Kami bermain sebagai sebuah tim, menyerang dan bertahan bersama, sehingga ini jelas menjadi malam yang sangat positif bagi kami," kata Mancini, dikutip Football Italia.

Mancini juga menilai para pemainnya tetap berusaha memainkan sepak bola meski harus menghadapi tekanan dari Prancis. Ia menyebut laga di Paris sebagai langkah lain dalam perjalanan Italia untuk berkembang.

"Saya ingin ini menjadi langkah maju lainnya dalam perjalanan kami. Saya suka bahwa kami mencoba bermain sepak bola meski menghadapi Prancis yang luar biasa dan dipenuhi para juara," ujar Mancini.

Italia bertahan dari tekanan Prancis

Italia harus bekerja keras sepanjang pertandingan karena Prancis lebih banyak menguasai permainan. Gianluigi Donnarumma menjadi salah satu pemain penting bagi Gli Azzurri setelah melakukan sejumlah penyelamatan ketika tuan rumah meningkatkan tekanan pada babak kedua.

Italia sebenarnya mampu menciptakan beberapa peluang sebelum turun minum. Moise Kean sempat menjebol gawang Prancis, tetapi gol tersebut dianulir karena offside.

Prancis juga memiliki peluang melalui Michael Olise dan Ousmane Dembele. Pertandingan kemudian memasuki babak kedua dengan kedua tim masih belum mampu memecahkan kebuntuan.

Tekanan Prancis akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-55. Olise mencetak gol melalui tendangan bebas yang mengarah ke bawah mistar dan membuat Donnarumma tidak mampu menjangkaunya.

Gol tersebut membuat Italia berada dalam tekanan. Namun, skuad asuhan Mancini tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan respons.

Bastoni selamatkan Italia

Italia berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-68. Alessandro Bastoni memanfaatkan kesalahan Lucas Da Cunha dalam membangun serangan Prancis untuk mencetak gol dan mengubah skor menjadi 1-1.

Bagi Bastoni, gol tersebut menjadi gol keduanya secara beruntun untuk tim nasional Italia. Bek Inter Milan itu sebelumnya juga mencetak gol dalam pertandingan Italia sebelum menghadapi Prancis.

Setelah kedudukan kembali imbang, Prancis masih berusaha mencari gol kemenangan. Donnarumma kembali melakukan penyelamatan penting untuk mempertahankan gawang Italia.

Situasi semakin menguntungkan Italia setelah Prancis harus bermain dengan 10 pemain. Dayot Upamecano menerima kartu kuning kedua pada menit ke-85 sehingga harus meninggalkan lapangan.

Italia kemudian memiliki peluang untuk mencuri kemenangan, tetapi skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang.

Mancini mengakui timnya sempat berada dalam tekanan, tetapi ia puas karena para pemain tetap berusaha menyerang ketika mendapatkan kesempatan.

"Pada beberapa kesempatan kami menderita, tetapi kami selalu berusaha mencetak gol setiap kali memiliki peluang, jadi itu sangat bagus," kata Mancini.

Italia masih di posisi ketiga

Tambahan satu poin membuat Italia mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan Grup A1 UEFA Nations League. Prancis masih berada di puncak klasemen dengan tujuh poin, sedangkan Belgia menempati posisi kedua dengan enam poin setelah menang atas Turki.

Hasil di Paris juga memperpanjang tren positif Italia setelah sebelumnya meraih kemenangan 4-1 atas Turki. Mancini menyebut proses membangun tim membutuhkan waktu dan hasil pertandingan dapat memengaruhi cara sebuah performa dinilai.

"Saya tahu dengan bekerja, para pemain ini bisa menciptakan tim nasional yang hebat. Ini akan membutuhkan waktu, akan ada saat-saat ketika semuanya berjalan lebih baik dan ada yang tidak terlalu baik, tetapi memang membutuhkan waktu," ujar Mancini.

Italia selanjutnya dijadwalkan menghadapi Turki di Bologna pada Senin (5/10/2026) dalam lanjutan Grup A1 UEFA Nations League.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online