KIP Kuliah 2026 Mulai Cair, Ini Hak dan Larangannya
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
Logo Liga 1 - Ist
Harianjogja.com, MALANG — Arema FC mengantisipasi kebangkitan PSS Sleman saat berhadapan pada pekan ke-3 Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (5/8/2022) malam.
Kedua tim bertanding dengan misi yang sama, yaitu meraih tiga poin, tetapi dengan alasan yang berbeda. Arema FC mencari konsistensi penampilannya di awal musim ini dengan perlu meraih kemenangan lagi.
Beda halnya dengan PSS Sleman yang sedang berambisi mengumpulkan tiga poin perdananya di musim ini. Sebab tim berjuluk Super Elang Jawa baru mengumpulkan satu poin dari dua laga.
Pemain depan Arema FC Muhammad Rafli mengakui, calon lawan memiliki tim yang bagus. Hanya tinggal menunggu waktu, PSS bisa menunjukkan kualitas sebenarnya. Dia mewaspadai kualitas PSS itu muncul saat berhadapan dengan Arema FC.
"PSS tim yang bagus. Mereka sudah dua kali gagal menang, jadi pasti mereka ingin bangkit. Kami tidak mau berleha-leha, apalagi anggap remeh. Kami siap seratus persen dan respek dengan mereka," katanya, dikutip dari Liga Indonesia Baru, Kamis (4/8/2022).
Apalagi, Arema FC pernah kesulitan menghadapi tim yang ingin bangkit, tepatnya saat pertandingan perdana. Borneo FC Samarinda yang gagal menang dua kali atas Singo Edan berhasil membalaskan dendamnya. Tidak tanggung-tanggung, Arema FC dihajar 3-0 di kandang lawan.
Muhammad Rafli menjelaskan, saat ini tim sedang mempersiapkan segalanya untuk menghadapi PSS. Pemain tim berjuluk Singo Edan coba mempelajari kekuatan dan kelemahan lawan, sembari mencari solusi dan strategi yang pas untuk menghadapi.
"Kalau dilihat, pemain mereka punya kualitas yang merata. Mereka memiliki kelebihannya masing-masing. Dave [Mustaine] dengan shootingnya, lalu Boaz [Sollosa] harus kita tutup kaki kirinya. Jadi kita harus pelajari semuanya," ujar pemain bernomor punggung 10.
"Kalau saya sendiri coba melihat video-video PSS. Saya perhatikan posisi lawan saya. Misalnya gelandang mereka, apa yang harus dieksploitasi dan apa kelebihannya," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
PPIH siapkan jalur khusus lansia di Terminal Ajyad Makkah. Bus shalawat ditambah hingga 140 armada jelang puncak haji.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.