Manhattan hingga Queens Versi Jogja Viral di TikTok
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
Xavi Hernandes /Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA— Sebuah keputusan mengejutkan datang dari Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) pada Kamis (13/8/2026) dini hari WIB. Xavi Hernandez, legenda Barcelona sekaligus mantan pelatih Blaugrana, resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala baru Timnas Belanda menggantikan Ronald Koeman.
Keputusan ini menjadikan Xavi sebagai pelatih asing pertama yang menangani Timnas Belanda sejak Ernst Happel pada 1978. Kontrak berdurasi empat tahun yang ditandatangani pria berusia 46 tahun itu akan mengantarnya memimpin Oranje hingga Piala Dunia 2030, yang berarti ia akan menangani Belanda di Euro 2028 di Britania Raya dan Irlandia serta Piala Dunia 2030.
Saya Anak dari Sepak Bola Belanda
Dalam pernyataan pertamanya sebagai pelatih Oranje, Xavi tidak menyembunyikan rasa hormat dan kedekatannya dengan sepak bola Belanda. Ia menyebut penunjukan ini sebagai sebuah kehormatan besar.
"Ini adalah kehormatan besar menjadi pelatih Belanda. Sebagai seseorang yang berasal dari akademi Barcelona, dengan pengaruh kuat Johan Cruyff dan Rinus Michels, saya merasa memiliki hubungan khusus dengan sepak bola Belanda," ujar Xavi seperti dikutip dari Mundo Deportivo.
Lebih jauh, ia bahkan menyebut dirinya sebagai "anak dari sepak bola Belanda". Pernyataan ini mencerminkan pengaruh besar filosofi Total Football yang dibawa Johan Cruyff ke Barcelona terhadap perkembangan dirinya sebagai pemain dan pelatih.
Xavi juga menyebut nama-nama besar lainnya yang turut membentuk kariernya, termasuk Louis van Gaal—pelatih yang memberinya debut di tim utama Barcelona pada 1998—serta Frank Rijkaard yang juga memainkan peran penting dalam perkembangannya.
Filosofi Menyerang ala Oranje
Xavi menilai filosofi sepak bola yang ingin diterapkannya memiliki kesamaan dengan karakter permainan yang selama ini melekat pada Belanda. Ia menyebut sepak bola menyerang, penguasaan bola, kreativitas, gairah, dan keyakinan sebagai bagian penting dari identitas yang ingin dibangunnya bersama Oranje.
"Belanda memiliki budaya sepak bola kaya dan visi jelas yang saya juga miliki: sepak bola menyerang, berbasis penguasaan bola, dengan kreativitas, gairah, dan keyakinan," kata Xavi.
Meski kemenangan tetap menjadi tujuan utama, Xavi menegaskan bahwa ia ingin meraih hasil tersebut dengan gaya permainan yang dapat dinikmati suporter. Hal ini sejalan dengan ambisi KNVB yang ingin membawa kembali kejayaan sepak bola Belanda di pentas internasional.
Menggantikan Koeman setelah Piala Dunia 2026
Penunjukan Xavi dilakukan setelah Koeman memutuskan mundur dari jabatannya seusai Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Timnas Belanda tersingkir pada babak 32 besar setelah kalah adu penalti dari Maroko.
Direktur Profesional Sepak Bola KNVB, Marianne van Leeuwen, menyambut antusias kedatangan Xavi. Ia menilai mantan gelandang Barcelona itu memahami level tertinggi sepak bola internasional, baik sebagai pemain maupun pelatih.
"Bersama Xavi, kami mendatangkan sosok yang memahami level tertinggi sepak bola internasional, baik sebagai pemain maupun pelatih. Dia memahami apa yang diperlukan untuk meraih kesuksesan di level tertinggi dan membawa pengalaman tersebut ke tim nasional Belanda," ujar Van Leeuwen.
Penunjukan ini menjadi kesempatan bagi Xavi untuk kembali ke dunia kepelatihan setelah meninggalkan Barcelona pada akhir musim 2023-2024. Selama menangani Barcelona, ia mempersembahkan satu gelar LaLiga dan satu Piala Super Spanyol.
Sebelum menangani Barcelona, Xavi memulai karier kepelatihannya bersama Al-Sadd di Qatar pada 2019. Ia menangani klub tersebut hingga 2021 dan mencatatkan 96 pertandingan serta membawa klub tersebut meraih gelar liga.
Sebagai pemain, Xavi menghabiskan sebagian besar kariernya bersama Barcelona. Ia mencatatkan 767 penampilan untuk tim utama, dengan torehan 85 gol dan 186 assist. Bersama Spanyol, ia juga meraih Piala Dunia 2010 dan dua gelar Piala Eropa pada 2008 serta 2012.
Presentasi resmi Xavi sebagai pelatih baru Oranje dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 25 Agustus 2026. Pertandingan pertamanya bersama Belanda akan berlangsung pada 24 September 2026 melawan Jerman di ajang Nations League.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.
Tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln. Insiden disebut dipicu stres akibat perang berkepanjangan.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.