Kulkas Manusia Rp167 Juta Jadi Andalan Pekerja Jepang Lawan Gelombang Panas
Jepang menghadapi panas ekstrem dengan kulkas manusia seharga Rp167 juta yang membantu pekerja mendinginkan tubuh dalam hitungan menit.
Pemain timnas U-20 Indonesia Hokky Caraka berebut bola dengan pemain timnas U-20 Prancis / PSSI
Harianjogja.com, JOGJA — Meski menang besar dengan skor 6-0 atas timnas U-20 Indonesia, pelatih Prancis U-20 Landry Chauvin mengaku belum puas dengan penampilan anak asuhnya. Chauvin melihat masih banyak kesalahan yang dibuat oleh skuat asuhannya.
BACA JUGA : Ditekuk Prancis 0-6, Pelatih Timnas U-20 Indonesia Nyatakan Timnya Kelelahan
"Kami memiliki tujuan ganda melawan blok [tim] rendah ini: Mempertajam kemampuan bola mati dan menarik mereka [lawan] keluar, dan untuk merebut bola setinggi dan secepat mungkin," kata Chauvin dikutip dari Foot National, Jumat (18/11/2022).
"Tim mampu melakukannya baik, bahkan jika para pemain muda kami kadang-kadang kurang konsisten, khususnya dalam persyaratan teknis," imbuhnya.
"Melalui TC kali ini kami dapat melihat wajah-wajah baru, para pemain yang menjalani sepak bola internasional pertama, dan pemain lainnya yang sudah lama tidak mencicipi jersey biru [Alexis Tibidi, Rocco Ascone, Obed Nkambadio]. Untuk Piala Dunia, kami membutuhkan grup yang lebih besar," ucap Chauvin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jepang menghadapi panas ekstrem dengan kulkas manusia seharga Rp167 juta yang membantu pekerja mendinginkan tubuh dalam hitungan menit.
Bareskrim Polri membongkar sindikat penyelundupan emas ilegal ke Hong Kong dengan modus body strapping dan menangkap seorang tersangka.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang berfokus pada bisnis internasional, kembali menggelar BATIC 2026 pada 24–28 Agustus 2026 di Bali
Polisi mengungkap motif penganiayaan Triyanto hingga tewas di Pajangan, Bantul. Tiga terduga pelaku telah diamankan.
Sensus Ekonomi 2026 di DIY mencapai 100%, tetapi BPS masih menyisir usaha dan penduduk yang belum tercatat hingga 31 Agustus.
Polda DIY belum menerima surat pemberitahuan aksi 27 Agustus 2026 yang beredar di medsos, tetapi personel tetap disiagakan.