Mulai 1 September, PT DSI Pantau Harga Ekspor SDA Secara Penuh
PT Danantara Sumber Daya Alam bersiap mengimplementasikan pengelolaan ekspor SDA satu pintu pada 1 September 2026 untuk memperkuat pengawasan ekspor.
Gawang Serbia dibobol Richarlison di laga pembuka Grup G Piala Dunia 2022./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA—Kamerun dan Serbia akan saling berhadapan dalam lanjutan Grup G Piala Dunia 2022 di Stadion Al Janoub, Qatar, Senin (28/11/2022) sore WIB.
Dua tim ini merupakan pesakitan yang sama-sama kalah pada laga pertama. Kamerun takluk dari Swiss dengan skor 0-1. Sementara, Serbia kalah dari Brasil dengan skor 0-2.
Kedua tim harus mati-matian untuk memenangi laga guna memupuk asa melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Namun, ada faktor luar lapangan yang menghantui kedua tim. Serbia harus menghadapi polemik munculnya bendera Kosovo di ruang ganti mereka saat melawan Brasil di Stadion Lusail, Qatar.
Terdapat tulisan "Kami tidak menyerah" dalam bahasa Serbia di bendera Kosovo tersebut. Hal itulah yang memicu kontroversi.
FIFA telah merespons keberadaan bendera Kosovo di ruang ganti pada laga Piala Dunia 2022 itu. Timnas Serbia dinilai melanggar Pasal 11 Kode Disiplin FIFA dan Pasal 4 Regulasi Piala Dunia FIFA 2022.
"Komite Disiplin FIFA telah membuka proses melawan Asosiasi Sepak Bola Serbia karena bendera yang dipajang di ruang ganti mereka pada pertandingan Brasil vs Serbia," bunyi pernyataan FIFA, dilansir dari Aljazeera.
Sementara, pelatih Serbia Dragan Stojkovic enggan berkomentar atas polemik bendera Kosovo itu jelang laga menghadapi Kamerun. Ia hanya mengatakan bahwa pertandingan melawan Kamerun merupakan laga penting.
"Kami sendiri memulai dengan kekalahan, tapi itu tidak mengurangi ambisi dan tujuan kami untuk apa yang ingin kami capai dan apa yang kami harapkan," kata Stojkovic dikutip dari Daily Mail.
BACA JUGA: Laga Alot dan Berkelas, Spanyol Jerman Berakhir Seri
Sementara, Kamerun diterpa rumor adanya tekanan dari mantan bintang legendaris mereka Samuel Eto'o yang saat ini menjabat sebagai presiden federasi sepakbola di Kamerun.
Eto'o dirumorkan memberi gangguan kepada skuat asuhan Rigobert Song, termasuk pemilihan pemain.
Namun, Song menyangkal adanya tekanan yang tidak adil dari Eto'o. Song juga membantah tekanan Eto'o yang menjadi alasan timnya tampil buruk dalam kekalahan 1-0 menghadapi Swiss.
“Saya akan mengatakan bahwa kadang-kadang dia [Eto'o] bahkan ingin mengenakan jersey dan keluar ke lapangan untuk bermain, karena dia ingin memberikan segalanya. Tapi itu bukan alasan para pemain saya tidak mencetak gol melawan Swiss. Dia [Eto'o] tidak menaruh beban atau tekanan apa pun di pundak kami," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
PT Danantara Sumber Daya Alam bersiap mengimplementasikan pengelolaan ekspor SDA satu pintu pada 1 September 2026 untuk memperkuat pengawasan ekspor.
Survei LKPI mencatat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,3% pada semester I 2026.
Program Listrik Desa ditargetkan diluncurkan pada Agustus 2026. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut jadwal peresmian masih difinalisasi.
Dewas KPK mengkaji dugaan pelanggaran etik Staf Administrasi KPK Setya Budi Dias dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang.
Qatar akan mengirim delegasi seni ke Jogja pada Desember 2026 untuk memperingati 50 tahun hubungan Indonesia-Qatar sekaligus membahas kerja sama budaya
BPS mencatat kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 7,45 juta hingga Juni 2026, menjadi capaian tertinggi sejak 2020.