Sound Horeg Makin Populer, Ini Polemik dan Aturan Penggunaannya
Sound horeg berkembang sebagai hiburan rakyat, tetapi juga memicu polemik keselamatan, kebisingan, dan pengawasan di lapangan.
Jepang vs Spanyol / FIFA
Harianjogja.com, JAKARTA—Warga Jepang meluapkan kegembiraan di tempat-tempat umum di sejumlah kota di negara tersebut, Jumat, menyusul kesuksesan tim Samurai Biru lolos ke babak 16 besar Piala Dunia Qatar 2022.
BACA JUGA: Jepang dan Spanyol Melaju ke 16 Besar
Menyusul kemenangan 2-1 atas Spanyol, sejumlah anak muda mengenakan jersey timnas Jepang saling melakukan tos di persimpangan utama di distrik hiburan Shibuya Tokyo Jumat (2/12/2022)pagi.
"Kekuatan Jepang itu nyata," kata Hiroki Uzurahashi, mahasiswi 22 tahun, di sebuah bar olahraga. "Saya sangat senang dengan penampilan para pemain generasi saya." katanya seperti dikutip kantor berita Kyodo.
Di bar Fields, Uzurahashi dan sekitar 40 orang lainnya menyaksikan pertandingan yang dimulai pukul 4 pagi waktu Jepang. Mereka saling berpelukan dan meledak kegirangan setelah Jepang mengalahkan Spanyol.
"Pandemi virus corona memberi saya masa yang sulit, tetapi kemenangan telah mendorong saya untuk terus maju dalam hidup," kata Uzurahashi.
Mamoru Tanaka, 68, manajer bar, berharap tim Jepang akan melakukan yang terbaik di pertandingan mendatang dan memenangkan turnamen.
Jepang berhasil mengamankan tempat di babak 16 besar, sekaligus menduduki posisi puncak grup.
Di Osaka, sekitar 200 orang berkumpul di Dijest, sebuah bar olahraga di distrik Dotombori yang terkenal dengan lampu-lampu neon dan kehidupan malamnya yang besar, dengan beberapa orang duduk di lantai saat mereka berjuang untuk tetap terjaga untuk menonton pertandingan.
Mereka bersemangat ketika Jepang menyamakan kedudukan dan akhirnya mengalahkan Spanyol.
"Kemenangan itu memberi saya energi segar untuk bekerja," kata Taisuke Sakamoto, 24, seorang karyawan perusahaan.
Di sebuah jembatan di atas Sungai Dotombori, orang berulang kali meneriakkan "Nippon", nama negara dalam bahasa Jepang, untuk merayakan kemenangan tersebut.
Di Hiroshima, di mana manajer Samurai Biru Hajime Moriyasu biasa mengelola tim lokal, lebih dari 100 orang berkumpul di tempat nonton bareng untuk menyaksikan pertandingan tersebut.
Setelah kemenangan Jepang, seseorang berteriak, "Tolong jadikan hari ini sebagai hari libur nasional."
"Dalam kondisi saat ini, Jepang juga bisa memenangkan pertandingan berikutnya," kata Yuna Iseki, 21 tahun, seorang mahasiswa.
Perdana Menteri Fumio Kishida juga memuji tim tersebut, mengatakan Jepang "mencapai kemenangan bersejarah."
Kishida mengatakan kepada wartawan di kantornya bahwa dia mulai menonton pertandingan di pertengahan babak pertama saat Jepang tertinggal, menambahkan bahwa dia telah menyampaikan selamat kepada Moriyasu.
Kishida berkata dia memberi tahu manajer bahwa kemenangan itu telah membawa kegembiraan dan keberanian bagi rakyat Jepang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sound horeg berkembang sebagai hiburan rakyat, tetapi juga memicu polemik keselamatan, kebisingan, dan pengawasan di lapangan.
Tren baju murah untuk foto liburan merebak di kalangan turis China. Pakaian lalu dibuang atau dijual kembali dan memicu isu limbah tekstil.
Power window mobil seret bisa disebabkan debu hingga karet aus. Kenali penyebab dan cara mengatasinya dengan silicone spray.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.