Nguyen Xuan Son Cedera Parah, Vietnam Kehilangan Mesin Gol

Jumali
Jumali Senin, 28 September 2026 09:47 WIB
Nguyen Xuan Son Cedera Parah, Vietnam Kehilangan Mesin Gol

Nguyen Xuan Son/Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Vietnam harus kehilangan penyerang naturalisasinya, Nguyen Xuan Son atau Rafaelson, pada FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalami cedera hamstring dalam pertandingan melawan Filipina. Cedera tersebut membuat pemain berdarah Brasil itu diperkirakan harus menjalani perawatan dan pemulihan selama 4-6 pekan.

Xuan Son mengalami cedera ketika Timnas Vietnam menghadapi Filipina pada laga perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (26/9/2026). Vietnam mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 1-0.

Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) menjelaskan cedera tersebut bermula ketika Xuan Son dilanggar Amani Aguinaldo pada menit ke-57. Penyerang berusia 29 tahun itu sempat mencoba melanjutkan pertandingan.

Namun, kondisi Xuan Son kemudian memburuk. Ia tiba-tiba berhenti dan terjatuh di lapangan sambil menahan kesakitan.

Setelah berkomunikasi dengan tim medis, Xuan Son akhirnya memutuskan tidak melanjutkan pertandingan. Pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI) kemudian mengonfirmasi adanya robekan otot hamstring.

Xuan Son Harus Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026

Cedera tersebut membuat Xuan Son harus meninggalkan Timnas Vietnam dan tidak dapat melanjutkan perjuangan di FIFA ASEAN Cup 2026. Vietnam pun kehilangan salah satu pemain yang diandalkan di lini depan pada turnamen yang berlangsung di Indonesia tersebut.

Situasi yang dialami Xuan Son juga mengingatkan pada cedera yang pernah dialaminya di final leg kedua Piala AFF 2024 ketika Vietnam menghadapi Thailand.

Saat itu, Xuan Son juga mengalami cedera parah dan harus menepi selama satu tahun. Kini, pemain yang menjadi andalan lini depan The Golden Star kembali harus menghadapi situasi serupa setelah baru tampil pada pertandingan pertama FIFA ASEAN Cup 2026.

Xuan Son kemudian menyampaikan kondisi dan perasaannya melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengaku kecewa karena tidak dapat melanjutkan perjuangan bersama Vietnam.

"Nguyen Xuan Son ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar Vietnam atas dukungan mereka. Ini benar-benar momen yang sedih bagi Son secara pribadi, karena Son benar-benar ingin berkontribusi pada negara untuk membawa kembali gelar lainnya. Ini mengecewakan, tapi itulah sepak bola.

"Sekarang, Son akan terus mendukung dan menyokong tim, dengan tujuan mencapai pencapaian tertinggi. Son sendiri akan berusaha sebaik mungkin untuk kembali lebih kuat secepat mungkin."

"Terima kasih VIETNAM. Bisa mewakili negara dan berjuang untuk bendera merah dan emas selalu menjadi kebanggaan besar bagi Son!" tulis Son.

Pulang Lebih Awal ke Vietnam

Pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik kemudian memberikan izin kepada Xuan Son untuk pulang lebih awal ke Vietnam. Keputusan tersebut diambil meski skuad The Golden Star masih melanjutkan perjuangan mereka di Indonesia.

Departemen Tim Nasional VFF berkoordinasi dengan FIFA untuk mengatur kepulangan Xuan Son sesuai jadwal. Pemain tersebut tidak perlu menunggu hingga seluruh agenda Timnas Vietnam di Indonesia selesai.

Karena FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan turnamen di bawah FIFA, biaya perjalanan Xuan Son kembali ke Vietnam akan ditanggung FIFA.

Kepulangan lebih awal tersebut membuat Xuan Son dapat segera berkonsentrasi menjalani perawatan cedera. Ia juga tidak perlu tetap berada bersama skuad Vietnam di Indonesia selama menjalani proses awal pemulihan.

Setelah tiba di Vietnam, Xuan Son akan menjalani perawatan berdasarkan program yang telah disiapkan tim medis. Tahapan tersebut kemudian dilanjutkan dengan proses pemulihan cedera hamstring.

Dengan perkiraan masa perawatan dan pemulihan sekitar 4-6 pekan, Xuan Son harus meninggalkan Timnas Vietnam ketika FIFA ASEAN Cup 2026 baru memasuki fase awal bagi timnya.

Vietnam sebelumnya membuka kiprah di turnamen dengan kemenangan 1-0 atas Filipina di Stadion Si Jalak Harupat. Namun, kemenangan tersebut harus dibayar dengan kehilangan Xuan Son akibat cedera yang membuatnya tidak dapat meneruskan perjuangan bersama The Golden Star.

Bagi Xuan Son, cedera tersebut menjadi pukulan tersendiri karena ia mengaku ingin membantu Vietnam meraih gelar lainnya. Meski tidak lagi berada bersama tim, ia menyatakan akan tetap memberikan dukungan kepada rekan-rekannya dan berusaha kembali lebih kuat secepat mungkin.

Sementara itu, proses pemulihan Xuan Son akan dilanjutkan di Vietnam setelah kepulangannya dari Indonesia. Nguyen Xuan Son kini harus fokus pada perawatan cedera hamstring sebelum dapat kembali beraktivitas di lapangan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online