Nusron Wahid Ungkap Cara Persempit Ruang Gerak Mafia Tanah
Nusron Wahid menyebut integrasi data dan percepatan pelayanan pertanahan dapat mempersempit celah mafia tanah.
Luis Enrique - Reuters/Carl Recine
Harianjogja.com, JAKARTA—Mantan pelatih tim nasional (timnas) Spanyol, Luis Enrique, mengisyaratkan bakal melatih klub setelah gagal di Piala Dunia 2022.
BACA JUGA: Luis de la Fuenta Gantikan Luis Enrique Jadi Pelatih Timnas Spanyol
Luis Enrique mengatakan bahwa dirinya siap untuk tantangan baru setelah kerja sama dengan timnas Spanyol berakhir.
Enrique berharap kembali melatih klub sepak bola seperti sebelum ia membesut Tim Matador.
Mantan juru taktik Barcelona itu baru-baru ini dipecat Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) setelah gagal membawa La Furia Roja melaju ke perempat final Piala Dunia 2022.
Hal itu setelah timnas Spanyol kalah adu penalti lawan Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2022.
"Saya ingin melatih, saya ingin melatih sebuah klub dan dapat bekerja lebih detail serta presisi yang belum dapat saya lakukan di tim nasional," kata Luis Enrique dalam sebuah wawancara di platform Twitch dengan selebritas internet Ibai Llanos, Senin (12/12).
"(Namun) saya mungkin akan menunggu musim depan. Pagi ini saya diberi tahu bahwa saya telah mendaftar untuk balapan sepeda gunung yang akan saya lakukan dengan saudara laki-laki saya," ucap pelatih beralias Lucho itu.
Luis Enrique ditunjuk sebagai pelatih timnas Spanyol pada 2018, prestasinya bersama La Furia Roja adalah mencapai final UEFA Nations League 2022-21 sebelum dikalahkan Prancis dengan skor 2-1.
Pelatih timnas Spanyol U-21 Luis de la Fuente ditunjuk sebagai pengganti Luis Enrique di timnas senior.
Sebelum menangani timnas Spanyol, Luis Enrique pernah melatih Barcelona B, AS Roma, Celta Vigo, dan Barcelona.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nusron Wahid menyebut integrasi data dan percepatan pelayanan pertanahan dapat mempersempit celah mafia tanah.
IHSG ditutup turun 1,53% ke 6.267,88. Pasar menanti hasil tinjauan MSCI Agustus yang diumumkan 12 Agustus 2026.
Belanja pegawai Kulonprogo masih di atas 30% APBD. DPRD mendorong efisiensi birokrasi dan penguatan PAD tanpa mengurangi layanan publik.
Progres Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman mencapai 88 persen. Proyek dikebut agar bisa difungsionalkan saat Nataru.
Sultan Brunei Hassanal Bolkiah mencabut gelar menantunya, Raabi'atul Adawiyyah. Keputusan berlaku segera tanpa pengumuman perceraian.
Gelombang tinggi di Kulonprogo merobohkan tiga warung di Pantai Trisik dan membuat air laut masuk ke dua rumah warga.