FAM Protes Injury Time Indonesia vs Bangladesh, Minta FIFA Jelaskan
FAM meminta FIFA menjelaskan perubahan injury time Indonesia vs Bangladesh dari dua menjadi tujuh menit dalam FIFA ASEAN Cup 2026.
Logo Liga 1 - Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Liga 1 2022/2023 hari ini akan menghadirkan Bali United vs Persis Solo di Stadion Maguwoharjo Sleman. Baik Persis Solo maupun Bali United sama-sama mengincar kemenangan pada laga kali ini.
BACA JUGA: Persebaya Kalah Telak dari Bali United
Persis Solo saat ini menempati peringkat ke-11 klasemen dengan 33 angka dari 26 pertandingan yang dijalani. Sedangkan Bali United berada di peringkat keempat dengan 43 poin dari 25 laga yang dimainkan. Sementara pada pertemuan pertama, Bali United tumbang dengan skor 0-2.
Pelatih Persis Solo Leonardo Medina mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan tim terbaik demi melanjutkan tren kemenangan setelah sebelumnya menang atas PSS Sleman 4-1. Di sisi lain, Medina mengakui jika Bali United bukan lawan yang mudah bagi tim asuhannya, untuk itu pihaknya meminta kepada semua pemain fokus dan siap bekerja keras untuk meraih hasil terbaik.
Prediksi lineup :
Bali United: M. Ridho; Ardi Idrus, Ryuji Utomo, Wellington, Ricky Fajrin; Brwa Nouri, Eber Bessa, Made Tito; Privat Mbarga, Spasojevic, M. Rahmat.
Persis Solo: Padenyuwu; Eky Taufik, Rian Mizar, Jaimerson, Alfath; Fajar Shulton, Sutanto Tan, Arapenta; Alexis Messidoro, Fernando Rodriguez, Ferdinand Sinaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FAM meminta FIFA menjelaskan perubahan injury time Indonesia vs Bangladesh dari dua menjadi tujuh menit dalam FIFA ASEAN Cup 2026.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Bank Mandiri membayarkan dividen interim Rp6,16 triliun bertepatan HUT ke-28. Total dividen sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.
DPRD Bantul meminta usaha budi daya perikanan memperhatikan pengelolaan limbah agar tidak berdampak pada lingkungan dan warga.
PPh marketplace dimajukan menjadi 1 Oktober 2026. DJP menyebut keputusan itu diambil karena kesiapan teknis empat platform.
Sebanyak 52,41% pekerja DIY masih berada di sektor informal. Buruh menilai kondisi ini menunjukkan warga menciptakan lapangan kerja sendiri.