PSGS: Gempa Kembar Venezuela Jadi Peringatan bagi Indonesia
PSGS mengingatkan Indonesia perlu memperkuat mitigasi gempa setelah fenomena gempa kembar di Venezuela memicu kekhawatiran risiko serupa
Ilustrasi Turnamen Bola Voli / Dok
Harianjogja.com, PHNOM PENH—Tim bola voli putri Indonesia menjaga asa untuk lolos ke semifinal SEA Games ke-32 Kamboja setelah menang relatif mudah atas Malaysia dengan skor 3-0 (25-12, 25-9, dan 25- 12) dalam penyisihan grup A di Olympic Stadium, Phnom Penh, Rabu (10/5/2023).
BACA JUGA: Rabu Siang, Indonesia Menyodok ke Peringkat Keempat
Kemenangan itu menghidupkan peluang Indonesia lolos dari grup A setelah pada pertandingan pertama, Selasa (9/5) kalah 0-3 (16-25, 16-25, dan 16-25) dari favorit kuat juara Thailand.
Pada pertandingan kedua Grup A ini, Pelatih Alim Suseno menurunkan starter Megawati Hangestri Pertiwi (Opposite hitter), Tisya Amalia Putri (Setter), Wilda Siti Nurfadhila (Midlle blocker), Agustin Wulandhari (Midlle blocker), Ratri Wulandari (Outside hitter), dan Mediol Stiovanny Yoku (Outside hitter).
Indonesia langsung unggul 5-0 berkat kesalahan para pemain Malaysia dan sebuah spike silang Ratri. Servis Tisya yang menyangkut di jaring menghentikan poin Indonesia sekaligus memberikan poin pertama bagi Malaysia.
Setelah itu, Indonesia mendulang poin terutama melalui open spike Ratri Wulandari dan Mediol Woku, sedangkan Malaysia terlihat sulit melancarkan serangan karena mereka buruk dalam penerimaan bola pertama. Sebuah spike keras Megawati mengakhiri gim pertama untuk Indonesia dengan skor 25-12.
Dominasi tetap terjaga di gim kedua, hanya pada saat poin 10 saja konsentrasi Ratri dan kawan-kawan sedikit buyar hingga Malaysia menipiskan skor 10-6. Namun setelah itu Indonesia tak terbendung. Enam jump servis Ratri yang empat di antaranya menghasilkan ace, mengakhiri set kedua dengan skor 25-9.
Pada gim ketiga, Indonesia tetap mengendalikan permainan meskipun coach Alim menarik beberapa pilar utama seperti Megawati yang digantikan Hany Budiarti, Mediol diganti Aulia Suci Nurfadilla, serta setter Tisya diganti Arneta.
Saat poin 15-7, Slim Suseno bahkan mengganti seluruh pemain ini. Namun fomasi para pemain pengganti tersebut tidak mengubah permainan Indonesia secara signifikan hingga unggul 25-12.
Seusai pertandingan Coach Alim Suseno mengatakan anak-anak asuhnya bermain tenang dan sesuai dengan strateginya yang terus menekan Malaysia dan itu membuat kubu lawan sulit melancarkan serangan.
"Satu pertandingan lagi di grup A melawan Myanmar. Walaupun di atas kertas kita unggul, tapi kita tetap akan mengerahkan kekuatan penuh agar tidak tergelincir dan lolos sebagai runner up di bawah Thailand," kata pelatih asal klub Bandung Bank Jabar Tandamata tersebut.
Indonesia akan memainkan pertandingan ketiga penyisihan grup A melawan Myanmar pada Kamis (11/5). Myanmar sendiri pada pertandingan pertama dihantam Malaysia 3-0 (25-14; 25-16; 25-13).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PSGS mengingatkan Indonesia perlu memperkuat mitigasi gempa setelah fenomena gempa kembar di Venezuela memicu kekhawatiran risiko serupa
Pemda DIY belum mengangkat Guru Pendamping Khusus menjadi PPPK karena masih menghitung kemampuan anggaran dan kesiapan pelaksanaannya.
Stok beras Bulog mencapai rekor 5,18 juta ton per 2 Juli 2026. Serapan beras sudah 81,65 persen dari target pengadaan nasional.
SPMB 2026 di Kulonprogo menyisakan banyak sekolah kekurangan siswa. Regrouping SD dinilai mendesak, namun masih menghadapi penolakan masyarakat.
Menkum Supratman Andi Agtas menegaskan hak banding Nadiem Anwar Makarim tetap berlaku meski hakim tidak menanyakan sikap atas putusan sidang.
Pemkot Jogja menyiapkan penerapan Malioboro full pedestrian secara bertahap melalui uji coba, evaluasi akses warga, dan pemasangan portal.